JOGJA – Diduga sebagai pelaku penipuan, seorang bidan ditangkap polisi. Tersangka Julia, 39, warga Girimulyo, Kulonprogo, ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Jogjakarta dengan dugaan menjadi pelaku penggelapan uang bank sebanyak Rp 900 juta.
Meski demikian, masyarakat tak perlu kaget dengan tersangka. Pasalnya, perempuan yang satu ini, ternyata juga pernah berurusan dengan hukum. Dalam catatan kepolisian, oknum bidan ini ternyata juga baru saja keluar dari lembaga pemasyarakatan (Lapas), dengan kasus yang hampir sama.
Kapolresta Jogjakarta Kombes Pol Pri Hartono EL melalui Kasat Reskrim Kompol Heru Muslimin mengatakan, tersangka Julia sebelumnya telah dipenjara selama dua tahun di Lapas Wirogunan Kota Jogja, karena kasus penggelapan di wilayah hukum Polres Sleman. “Saat itu, tersangka tersangkut kasus yang sama, yakni penggelapan uang yang ditangani oleh Polres Sleman. Ternyata tidak hanya di wilayah Sleman, tersangka juga melakukan penggelapan di wilayah Kota Jogja,” katanya kepada wartawan, Jumat (21/8).
Heru menjelaskan, kejahatan Julia bermula saat tersangka mengajukan kredit ke sebuah bank milik pemerintah pada tahun 2011, dan disetujui dikucurkan sebanyak Rp 900 juta. Namun pada saatnya pembayaran kredit, tersangka hanya mengangsur sebanyak 4 kali dengan masing-masing angsuran Rp 10 juta. Selanjutnya, tersangka tidak lagi melakukan kewajibannya. “Karena kreditnya macet, kemudian pihak bank mengecek agunan tersangka berupa sertifikat, ternyata sertifikat itu sudah diblokir oleh Polres Sleman karena tersangka juga terlibat kasus penipuan di Sleman,” jelas Heru.
Kemudian pihak bank melaporkan
kasus penggelapan yang terjadi sekitar tahun 2014 itu ke Polresta Jogjakarta. Mengetahui tersangka telah habis masa tahanan di Lapas Wirogunan, lalu petugas melakukan penjemputan untuk dibawa ke Mapolresta Jogjakarta. “Kasus tersebut masih kami lakukan pengembangan. Menurut pengakuan tersangka, uang yang diperoleh dari pinjaman tersebut dibagikan kepada teman-temannya,” pungkasnya. (riz/jko/ong)