BANTUL – Polres Bantul berencana menambah kantor Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Pembantu. Ini seiring kian bertambahnya jumlah ken-daraan bermotor dalam beberapa tahun terakhir.Kasat Lantas polres Bantul AKP Supriyantoro menyebutkan, jumlah kendaraan bermotor pada tahun ini sekitar 455 ribu unit. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring tingginya volume warga yang membeli atau memutasi kendaraan bermotor. “Jumlah ini dari berbagai jenis. Mulai kendaraan pribadi hingga penumpang,” terang Supriyantoro, kemarin (26/8).
Pembayaran pajak tahunan ratusan kendaraan ini selama ini hanya dilayani tiga unit kantor Samsat. Yaitu, kantor induk Samsat yang terletak di wilayah Bantul maupun dua kantor pembantu yang berada di wilayah Sewon dan Piyungan. Supriyantoro menyatakan, tiga kantor Samsat ini cukup kewalahan melayani pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor. Sebab, dalam sehari rata-rata ada seribuan pemilik kendaraan bermotor yang membayar pajak tahunan. “Kantor Samsat baru yang berada di Srandakan diharapkan dapat mengkaver,” ucapnya.
Selain itu, keberadaan kantor baru ini diharapkan juga dapat mempermudah pelayanan bagi pemilik kendaraan bermotor yang berada di Srandakan dan sekitarnya. Tak terkecuali beberapa wilayah di Kulon-progo yang berdekatan dengan Srandakan. Misalnya, Galur, Brosot, dan Lendah. “Sistem-nya online. Sehingga orang Kulonprogo pun bisa membayar di situ,” jelasnya.Kanit Regident Satlantas Polres Bantul IPDA Sutrisno menambahkan, kantor Samsat pembantu Srandakan dibuka awal bulan depan di kantor BPD. “Untuk pajak lima tahunan pembayarannya tetap di kantor Samsat induk,” ungkapnya. (zam/din/ong)