SLEMAN – Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Seturan Raya, Depok, Sleman, tepatnya di depan SD Budi Mulia Dua, Selasa pagi (1/9) pukul 06.45 WIB. Kecelakaan terjadi diduga karena sopir Suzuki Carry mengalami kelelahan.
Mobil Suzuki Carry sebagai pemicu kecelakaan mengalami kerusakan parah di bagian depannya. Kaca depan pecah dan penyok atau rinsek cukup dalam.
Selain mobil Suzuki Carry, kecelakaan tersebut juga melibatkan satu mobil lain, tujuh sepeda motor, dan satu sepeda kayuh. Sedikitnya 12 orang mengalami luka-luka dan di-larikan ke rumah sakit JIH dan RS Hardjolukito.Anggota kepolisian Polsek Depok Barat Bripka Haryo Wibowo yang saat itu berada di tempat kejadian perka-ra (TKP) mengatakan, kejadian ber-mula saat mobil Carry abu-abu dengan pelat AB 1345 NE menabrak sebuah sepeda motor di depan kampus STIE YKPN.
Meski menabrak, Carry yang dikemudikan Rudi, 59, warga Jalan Solo Condongcatur, Depok, Sleman tersebut tak langsung berhenti.
Tak jauh dari TKP pertama, Carry tersebut giliran menabrak mobil KIA Picanto bernopol AB 1567 HK.”Setelah menabrak KIA Picanto, mobil oleng ke kanan. Dari arah ber-lawanan (utara) ada empat sepeda motor yang menabrak Carry. Ada juga pesepeda yang ikut jadi korban,” katanya kepada Radar Jogja, Selasa (1/9) di TKP.
Menurut Haryo, saat kejadian, sopir hilang kemudi karena mengalami kelelahan. “Katanya sudah terasa se-jak perempatan Selokan, lalu nyenggol dua motor di YKPN, terus nabrak mo-bil, sementara dari arah utara ada lima motor dan satu onthel,” terangnya.
Atas kecelakaan karambol ini, total ada sepuluh kendaraan yang terlibat, yaitu dua buah mobil, tujuh sepeda motor dan satu sepeda onthel. Se-muanya dijadikan barang bukti, dan untuk sementara diamankan di Polsek Depok Timur. “Untuk nilai kerugian akibat peristiwa ini, total sekitar Rp 20 juta,” ungkapnya. (riz/ila/ong)