SLEMAN – Peringatan hari polisi wanita (Polwan) sebenarnya jatuh pada 1 September lalu. Meski demikian, jajaran Polda DIJ baru mnyemarakkannya kemarin (4/9). Acara puncak HUT Polwan ke-67 yang dilaksanakan Polda DIJ di Gedung Tri Marta Ramayana, kompleks Candi Pramambanan, kemarin berlangsung meriah. Ratusan polwan dari polres-polres di lingkungan Polda DIJ turut hadir menyemarakkan acara.
Sebelumnya, pada pukul 07.00 WIB dilaksanakan gerak jalan di sekitar kompleks Candi Prambanan. Kemudian dilanjutkan acara puncak dan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolda DIJ Brigjen Pol Erwin Triwanto.
Kapolda menegaskan, polwan harus selalu berinovasi memotivasi diri, profesional, dan semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Jangan hanya sebagai mawar penghias taman, tetapi jadilah melati pagar bangsa. Proaktif, selalu mengembangkan diri dan jangan bosan-bosan belajar,” kata Kapolda.
Kapolda juga berpesan, polwan di lingkungan Polda DIJ agar tulus ikhlas dalam bekerja, sebab kebijakan Polri tidak lagi melihat jender. Namun berdasarkan prestasi dan profesionalisme kinerja.
“Buktinya jabatan profesional sudah banyak yang dipasrahkan dan dipercayakan kepada polwan. Karena itu, teruslah menjadi motivator, melayani masyarakat dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” tandas Kapolda.
Sementara itu, bagi polwan yang bertugas di polres-polres yang wilayahnya menjalankan pemilihan bupati, Kapolda berharap agar polwan berperan aktif, tanggap dalam pengamanan wilayah. “Pahami tugas dan kewajiban sebagai pengayom, pelayan, serta pelindung masyarakat,” lanjutnya.
Acara semakin meriah dengan adanya pertunjukkan tari Nusantara dari Polres Kulonprogo, Salsa dari Polresta Jogjakarta, peragaan busana serta prosesi pembukaan pesan ulang tahun yang dibuka dengan tembakan balon oleh anggota Sabhara Polda DIJ Bripka Adri Chroim Ade Oktami, 23. (riz/jko/ong)