MELIA CANDRA/EKSPRESI
JURNALIS PL: Tim ekstra kurikuler jurnalistik SD Pangudi Luhur Jogjakarta.
TIM Jurnalistik Ekspresi kembali melanjutkan kerjasama dengan SD Pangudi Luhur Jogjakarta terkait program ekstra kurikuler jurnalistik di sekolah itu. Kerja-sama berlanjut seiring dimulainya tahun ajaran baru 2015/2016.Ekstrakurikuler jurnalistik me-rupakan salah satu ekstra yang digemari siswa siswi sekolah yang akrab dengan sebutan SD PL ini. “Mereka tertarik dan menikmati karena dianggapnya sesuatu yang baru,” ujar CH Wahyu Pengasih selaku guru pendamping jur-nalistik di SD PL.
Untuk tahun ini ekskul jur-nalistik diikuti 14 siswa berasal dari kelas 4. Di hari pertama pertemuan para siswa bergantian berbagi cerita tentang banyak hal. Masing-masing anak meng-utarakan impiannya dengan kelas jurnalistik. Seperti keinginan Kimiko Dewley Fidelin untuk bisa membuat buku cerita. “Ke-inginanku di kelas jurnalistik adalah bisa bikin cerpen dan juga bisa bikin buku cerita sendiri,” harap gadis mungil yang akrab disapa Kimiko.
CH Wahyu Pengasih mengatakan ekskul jurnalistik diharapkan bisa membuka wawasan anak-anak soal dunia jurnalistik media, baik media cetak, maupun elektronik yang sangat dekat dengan anak-anak sekarang. “Diharapkan kelak mereka bisa makin cerdas dalam menyerap dan menyebar infor-masi,” ungkap Wahyu.Sementara metode yang di-sampaikan tim Ekspresi Radar Jogja yaitu metode belajar dan bermain tanpa menghilangkan kegiatan membuat mading, tour jurnalistik, kirim surat, belajar menjadi news anchor dan lainnya.
Ririn Oktaviani selaku koor-dinator mengatakan, semua program dirancang dan disam-paikan dengan diskusi santai, agar anak-anak nyaman dan terbiasa bekerja tim tanpa rasa canggung.”Kita menempatkan diri sebagai teman mereka. Teman saling berbagi. Sehingga kelasnya jadi asik dan materi tersampaikan dengan baik,” tegas Ririn. (mey/man/ong)