JELANG KOMPETISI: Crew JRBL Mikhael Radite, Mikhael Elsafan dan Kevin Krissuseno (dari kiri) menjelaskan materi campaign kepada tim dari SMP Budi Mulia Dua, kemarin.
JOGJA – Kompetisi basket antar-SMP, Junio JRBL (Junior Basketball League) 2015 Jogja Series akan digelar 24-31 Oktober 2015. Namun, ke-hebohan menjelang pesta basket anak SMP itu sudah terlihat kemarin.Ratusan anak SMP berkumpul di Radar Jogja. Mereka datang guna melakukan daftar ulang
Kapten tim basket, tim dance, dan perserta kompetisi jurnalis Junio JRBL 2015 Jogja Series perwakilan 33 tim dari 23 SMP se-Jogjakarta melakukan sesi foto. Selain itu, mereka meleng-kapi persyaratan administrasi dan mendapatkan pengarahan materi campaign. “Kami berharap bisa memberikan kemampuan berbasket yang lebih dibanding tahun kemarin. Ang-gota tim banyak yang sudah lulus, namun kami melakukan persiapan lebih maksimal,” kata Muhammad Toha, center SMPN 1 Bantul. Sedangkan Irfan Faizal, point guard sekaligus kapten basket SMPN 4 Pakem mengatakan SMP-nya kali ini tampil percaya diri untuk meraih tempat terhormat dalam Junio JRBL 2015 Jogja Series. “Materi pemain, sama seperti tahun lalu,” kata Irfan optimistis.
Tim pendatang baru tak kalah semangat. Coach SMPN 3 Banguntapan, Suyatno me-ngatakan anak asuhnya memi-liki keinginan tinggi memenangi kompetisi basket pelajar SMP terbesar se-Jogjakarta ini. “Anak-anak searching soal basket di internet. Setelah men-dapatkan info, mereka meng-hubungi saya dan melakukan persiapan mandiri. Mereka rela bolak-balik melengkapi per-syaratan. Maka, saat pendaftaran ulang ini saya ikut mendampingi anak-anak. Plus ingin tahu suasananya,” kata Suyatno. Tim basket SMP Joanes Bosco Jogja juga optimistis bakal me-raih gelar terbaik. Mereka juga pendatang baru, namun tidak minder.”Malah tidak sabar menunggu kompetisi dimulai. Kami sudah melakukan persiapan sejak lama. Percaya diri adalah modal utama kami,” kata Bayu Aliyyudha dan Anou Gerry dari Joanes Bosco. Sedangkan finalis putra dan putri Junio JRBL Jogja Series tahun lalu, SMP Stella Duce 1 Jogja (Stece) dan SMP Pangudi Luhur 1 Jogja (Espeelsa) tetap memasang target juara. “Tan-tangannya nyatuin chemistry tim. Karena kebanyakan diisi teman-teman baru,” kata Valencia Ang-elique, kapten Stece, dan Kisa Kullanim. kapten Espeelsa.
Sedangkan finalis tim putra SMP Stella Duce 1 dan SMP Budi Mulia Dua, sekarang fokus latihan. Dilakukan setiap hari. “Tanta ngan JRBL tahun ini, membenahi skill individu,” kata Gregorius Jemmy, kapten Stece. Meski squad tim putra SMP Budi Mulia Dua (BMD) tahun lalu 90 persen sudah lulus, me-nurut sang kapten Severian Fatich, timnya memasang target lebih tinggi di JRBL tahun ini. “Jelas harus jadi champion. Memang tim diisi anak-anak baru, tapi kalau soal skill saya percaya tahun ini kami bisa ber-bicara lebih,” kata Fatich. Junio JRBL Jogjakarta Series 2015 akan diselenggarakan di GOR UNY 24-31 Oktober 2015. Informasi seputar JRBL melalui instagram @_Ekspresi dan twitter @DBL_Jogja.[quote]blog_quote_content[/quote]