MAGELANG – Melihat rakitannya meluncur dan mendarat tepat sasaran merupakan kepuasan dan kebanggaan para peserta kompetisi roket air tingkat pelajar SMA/SMK se-Jawa Tengah 2015. Lomba ini dilaksanakan di Lapangan Rindam IV/Diponegoro Magelang, kemarin (18/10). Lomba tersebut diadakan Kantor Litbang dan Statistik Kota Magelang bekerja sama dengan Kemenristek-Dikti RI.
“Baru kali ini saya ikut lomba roket air. Rasanya tegang, namun senang. Belum lama saya suka roket air, karena menarik dan menantang dari mulai membuat hingga meluncurkannya,” ungkap Rizki Nikitasari, 15, seorang peserta kepada koran ini.
Nikitasari yang merupakan siswi kelas 10 SMK 3 Magelang ini ikut lomba bersama Fajar Wibowo, 15. Keduanya mengakubangga dan optimistis meraih poin terbaik. Keduanya berkompetisi dengan 60 peserta lain dari sekolah-sekolah di Jawa Tengah. Menurut Fajar, sekolahnya mengirim delapan orang yang terbagi dalam empat tim. Di bawah bimbingan gurunya, ia rutin latihan di sekolah beberapa pekan sebelum kompetisi.
“Lega rasanya roket dapat meluncur mulus, meski belum mencapai sasaran yang tepat. Saya harap kompetisi ini rutin diadakan agar kami semakin tertarik dan mencintai roket air,” katanya berharap.
Panitia sendiri sudah merencanakan kegiatan tersebut digelar rutin. Kepala Kantor Litbang dan Statistik Kota Magelang Siti Fatonah menegaskan, bukan tidak mungkin tahun depan kompetisi akan digelar lagi.
“Lomba roket air ini sudah kedua kalinya kami adakan. Rencananya, akan rutin diadakan lagi tahun depan. Utamanya untuk tingkat SMP yang belum pernah kami adakan,” janjinya.
Kompetisi diadakan dalam rangka membudayakan penciptaan teknologi di kalangan pelajar. Salah satunya roket air yang merupakan teknologi termurah dibanding roket beneran.
“Untuk tingkat SMA/SMK ini dilombakan kategori vertical. Yakni, roket harus meluncur menuju titik sasaran berupa lingkaran berdiameter 48 m. Jarak titik tolak hingga sasaran sekitar 75 meter. Siapa yang mendekati titik sasaran akan mendapat nilai tertinggi,” kata Fatonah.
Untuk juara, panitia menyediakan hadiah jutaan rupiah dan piala bergilir Gubernur Jawa Tengah serta piala tetap Wali Kota Magelang. Semua peserta akan membawa pula sertifikat atau piagam penghargaan.
Kompetisi ini mendapat dukungan penuh dari Kemenristek-Dikti RI. Staf Peneliti Penguatan Inovasi Kemenristek-Dikti RI Sadiyatmo mengaku, bangga dengan Kota Magelang yang mampu mengadakan kompetisi roket air ini.
“Kota Magelang sangat bagus sudah mampu memfasilitasi anak-anak dalam berkreasi roket air. Minat anak-anak Magelang dan Jawa Tengah pun kami lihat sudah terlihat. Ini awal yang bagus untuk kemudian diarahkan ke kompetisi lebih tinggi lagi,” kata Sadiyatmo.(dem/hes/ong)