REREN INDRANILA/RADAR JOGJA
PENASARAN: Body painting menjadi salah satu stan di Pasar Ekspresi #7 yang banyak diminati. Kegiatan yang diadakan di PKBM Sanggar Anak Alam ini merupakan acara rutin tahunan.
BANTUL – Konsumsi pangan lokal terus digalakkan di tengah maraknya makanan serba instan, termasuk jajanan di sekolah. Melihat itu, Forum Orang Tua Salam (Forsalam) bersama dengan PKBM Sanggar Anak Alam (Salam) terus mengampanyekan konsumsi pangan lokal.
Salah satunya lewat event tahunan, Pasar Ekspresi yang sudah diadakan untuk ketujuh kalinya. Puluhan stan makanan sehat dididirikan di halaman sekolah yang berada di Nitiprayan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul akhir pekan kemarin.
Ketua Panitia Pasar Ekspresi Ernawati menjelaskan, kegiatan tahunan ini menjadi komitmen untuk terus mengampanyekan konsumsi pangan sehat. Melalui kegiatan ini, ingin menyampaikan, alam menyediakan beragam bahan makanan yang sehat. “Tinggal bagaimana kita mengolahnya dan mengonsuminya. Tak hanya untuk kesehatan saja, tetapi juga berdampak luas terhadap petani lokal,” jelasnya.
Erna, sapaannya, menjelaskan, kampanye ini tidak hanya ditujukan pada anak-anak dan orang tua siswa saja. Tetapi juga masyarakat luas, tak heran jika dalam event ini juga mengundang warga di sekitar sekolah.
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung produk lokal untuk lebih berdaya. Oleh karena itu, stan yang ada tak hanya produk makanan saja, ada pula produk kerajinan. “Berlangsung tiga hari, hari pertama dan kedua diisi workshop. Mulai dari workshop shibori (teknik celup asal Jepang), pembuatan jamu dan minuman kesehatan, juga workshop hidroponik,” terangnya.
Dalam kegiatan kemarin, dimulai dengan arak-arakan anak-anak yang membawa tulisan kampanye pangan sehat, dan imbauan untuk lebih peduli dengan lingkungan. Kemudian, diisi pula dengan pentas seni dari anak-anak PKBM Salam. Stan yang cukup ramai dikunjungi yakni body painting. Ada pula stan donor darah dari PMI Bantul serta Komunitas Rumah Baca. (ila/din/ong)