HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
TUAN RUMAH: Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat upacara pelepasan kontingen Kulonprogo di pemkab, akhir pekan kemarin.
SEMENTARA ITU, Dari sejumlah cabor yang sudah dipertandingkan, kontingen Kulonprogo sudah berhasil mengantongi 12 medali emas. Meski masih berada diurutan keempat, namun atlet dari Bumi Binangun optimistis bisa menambah medali emas.
“Sudah memperoleh 12 emas itu prestasi yang cukup menggembirakan. Masih ada 30 emas yang masih diharapkan,” ucap Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat upacara pelepasan kontingen Kulonprogo di pemkab, akhir pekan kemarin.
Pelepasan kontingen Porda Kulonprogo ditandai dengan penyematan jaket dan topi atlet yang diwakili atlet tinju kelas bantam 56 kg Ignatius Andrianto dan atlet anggar nomor sabel Freida Ayu Nofianti. Semua atlet juga dikirab mengelilingi Kota Wates.
Hasto mengungkapkan, Porda DIJ 2015 merupakan event bergengsi dan penting di DIJ sebagai bagian pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang olahraga. Sementara Kulonprogo telah rela dan ikhlas meningkatkan anggaran untuk semua itu. Jika setiap tahun anggaran KONI Kulonprogo Rp 800 juta, tahun ini dinaikkan empat kali lipat menjadi Rp 3,9 miliar.
“Untuk itu saya berharap para atlet tetap memegang militansi tinggi. Kendati kita berusaha itu hanya menyempurnakan ikhtiar dan meluruskan niat, hasilnya tetap diserahkan kepada Tuhan. SDM olahraga di Kulonprogo harus maju,” ungkapnya.
Hasto menyatakan, penghargaan setinggi-tingginya diberikan kepada KONI Kulonprogo, dinas, atlet, dan pelatih. Generasi muda yang baik adalah generasi yang punya patriotisme, membela kabupaten atau negaranya.
Terpisah, Ketua Kontingen Kulonprogo Bambang Gunoto melaporkan, Porda DIJ 2015 kali ini Kabupaten Kulonprogo menurunkan altet di 33 Cabang Olahraga dengan total jumlah atlet mencapai 616, official serta pelatih 139 orang.
“Secara keseluruhan berjumlah 862 orang, semoga dengan bertanding di rumah sendiri, dan banyak prestasi yang didapatkan,” terangnya. (tom/ila/ong)