DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
ADU CEPAT:Argo Satrio dan Omak Suradhono bersaing di Arena Papan Panjat Tebing Kompleks Stadion Mandala Krida
JOGJA – Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIJ 2015 resmi dibuka hari ini (19/10) di Alun-Alun Wates, Kulonprogo. Rencananya, Gubernur DIJ HB X akan membuka pesta olahraga se-DIJ yang diikuti 3.200 atlet itu.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI DIJ sekaligus Bidang Pertandingan Porda DIJ 2015 Andi Hirawan menjelaskan, Porda DIJ 2015 mempertandingkan total 407 nomor dari 34 cabang olahraga. Sejumlah cabang olahraga (cabor) sudah diselenggarakan lebih dulu, karena bersamaan dengan jadwal Pra PON XIX/2016.
“Cabor yang sudah selesai dipertandingkan antara lain anggar, biliar, hockey, pencak silat, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, dan tinju,” ujar Andi, kemarin (18/10).
Sementara itu, hingga kemarin (18/10) Kota Jogja masih memimpin peringkat perolehan medali sementara dengan 39 emas, 37 perak, dan 49 perunggu. Itu setelah para atletnya menyapu bersih di cabor tenis meja yang berlangsung Jumat (16/10) hingga Minggu (18/10).
Dari tujuh emas yang diperebutkan, atlet-atlet Kota Jogja tidak menyisakan satu pun medali emas untuk atlet dari empat kontingen lainnya. Selain lewat tenis meja, Kota Jogja juga menambah pundi-pundi medali dari cabor panjat tebing yang mempertandingkan 7 nomor pada Sabtu (17/10) dan Minggu (18/10).
“Kota Jogja berhasil mendulang empat emas, sedangkan tiga lainnya direbut Sleman,” ujar Sekum Pengda FPTI DIJ Topan Faisal Rizal usai pertandingan di Arena Papan Panjat Tebing Kompleks Stadion Mandala Krida.
Atlet panjat tebing Kota Jogja berhasil meraih emas di nomor speed world record perorangan putra atas nama Omak Suradhono, speed world record rellay putra, speed track putra atas nama Argo Satrio dan speed track putri atas nama Tri Suryani. Sedangkan atlet Sleman berhasil meraih emas di nomor speed world record rellay campuran, speed world record rellay putri dan speed world record perorangan putri atas nama Fitriyani.
Cabor panjat tebing masih menyisakan 12 medali emas dari tiga nomor yakni lead, speed klasik, dan boulder. Sedangkan untuk lomba akan diselenggarakan di Arena Papan Panjat Tebing Alun-Alun Wates pada 19-23 Oktober. (dya/din/ong)