ABRAHAM GENTA BUWANA/RADAR JOGJA
PEMUNCAK Junio JRBL 2015 Jogja Series semakin dekat. Delapan tim dari enam sekolah akan bertemu di babak fantastic four (semifinal) pada Kamis (29/10) besok. Salah satu tim yang lolos ke babak semifinal, SMPN 6 Jogja. Sekolah ini memiliki sebutan Zhedoz. Kabarnya, Zhedoz merupakan kepanjangan dari Zhetengah Dozin (setengah dosin), alias enam, SMPN 6 Jogja.
Zhedoz akan bertemu kembali dengan rival yang membenamkan asanya menuju final party pada Junio JRBL 2014 Jogja Series, SMP Budi Mulia Dua (BMD). Mereka menjalankan laga pemanasan versus crew Junio JRBL 2015 Jogja Series dalam roadshow yang dilaksanakan di sekolah yang terletak di bilangan Jetis tersebut, kemarin.
Sepulang sekolah, pukul 13.30, ratusan suporter Zhedoz memenuhi lapangan basket memberikan dukungan pada tim sekolahnya. Termasuk para guru yang penasaran melihat kebolehan Byomantara dkk.
“Semoga tim basket SMPN 6 Jogja dapat terus melanjutkan prestasinya hingga ke babak final party. Maka semua warga Zhedoz harus ikut ambil bagian mendukung tim basket,” pesan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 6 Jogja, Widawati.
Setelah melewati 2×10 menit, akhirnya SMPN 6 Jogja unggul atas Crew JRBL 2015 dengan score 27-22. Hasil positif ini membuat mereka makin pede menghadapi babak fantastic four nanti.
“Dua hari ini kami fokus mengistirahatkan tubuh. Latihan juga enggak berat, sekadar memperbaiki akurasi shooting dan finishing,” kata point guard nomor punggung 1, Ullaya Thoriq.
I Gusti Made Sashy Byomantara, kapten tim, mengatakan, kali ini Zhedoz akan tampil habis-habisan untuk dapat memenangkan laga. Mencapai babak final party berarti mengukir sejarah baru untuk SMPN 6 Jogja.
“Kami mantap menghadapi Budi Mulia Dua. Mereka unggul secara tinggi badan. Namun kami akan tampil ngotot. Semoga bisa mengukir sejarah baru untuk sekolah ini,” katanya mantap.
Laga fantastic four akan dijalankan dengan sistem berbeda. Pertandingan akan berjalan dengan aturan 10 menit kali empat waktu bersih. Selain itu akan digelar pula final ekshibisi SD putra antara SD Pangudi Luhur versus SD Budi Mulia Dua. Sedangkan final putri mempertemukan SD Tarakanita dengan SD Bopkri Gondolayu. (ata/iwa/ong)