PUNCAK Junio JRBL 2015 Jogja Series akan diisi pertandingan antara tim basket cowok SMP Pangudi Luhur (Espeelsa) kontra SMP Budi Mulia Dua (BMD) di GOR UNY malam ini. Kedua tim bakal bermain maksimal untuk merengkuh gelar champion.
Kedua tim melaju ke babak final dengan catatan yang cukup gemilang. BMD merupakan finalis pada musim sebelumnya.
Sedangkan Espeelsa pada JRBL kali ini memiliki catatan mengesankan. Terutama saat mengempaskan juara bertahan SMP Stella Duce di babak delapan besar (big eight).
Bahkan, peserta fantastic four musim lalu ini, selama JRBL tahun ini melewati laga di pool yang terbilang berat. Di pertandingan awal, mereka harus bertemu kuda hitam SMP Budya Wacana. Di semifinal, tim asuhan Dwi Buntoro ini menyingkirkan tim kejutan SMPN 1 Jogja.
Dwi Buntoro menyatakan kesiapan timnya menghadapi final party. Sejumlah ujian berat sudah terlalui sejak melawan tim cowok SMP Stella Duce. “Kami tidak ada strategi khusus melawan BMD, main biasa saja disiplin tinggi jangan terlalu sering buat kesalahan,” jelasnya.
Buntoro mengaku sudah mengetahui peta kekuatan BMD. Skuad BMD cukup tangguh dengan adanya pemain dengan size yang cukup besar. Namun, dirinya optimistis dapat mengatasi hal tersebut.
“Anak-anak saya paksa main cepat. Mereka punya teamwork dan kecepatan (speed),” jelasnya.
Sementara itu pelatih BMD Hanindito menilai tim SMP PL memiliki karakter bermain keras. Dia meminta kepada skuadnya bermain tenang dan tidak mudah terpancing.
“Sampai semifinal lalu saya belum puas dengan tim. Karena selalu terburu-buru ingin cetak poin. Dapat lawan yang lebih baik saya minta anak-anak lebih tenang,” jelasnya. (bhn/ong)