GOWA – Urusan lama Saiful (20) kepada seorang petani bernama Basonna Daeng Sibali (50) tuntas sudah, Minggu (1/11) sore. Dengan senjata tajam, Saiful tega mengakhiri hidup Sibali.
Saiful yang merupakan buruh bangunan di Kampung Borongboddi, Kelurahan Bontonompo, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gow‎a, Sulawesi Selatan, diduga sempat membuntuti korban sebelum menyerangnya.
Korban merupakan warga Kampung Bontotaratta, Kelurahan Bontonompo, Kecamatan Bontonompo, Gowa. Sementara pelaku beralamat Dusun Kacci-kacci, Desa Bontobiraeng Selatan, Kecamatan Bontonompo, Gowa.
Motif pembunuhan diduga kuat karena dendam lama. Minggu lalu korban dikabarkan pernah menghina dan mengejek pelaku dengan menyebutnya “pagana sapi ” sebuah istilah dalam bahasa Makassar yang berarti suka making love alias berhubungan seks dengan sapi. Hal itu tidak diterima Saiful sehingga mencari-cari Sibali.
Kepada Fajar (Grup JPNN), Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Muchammad Yunus Saputra, mengakui adanya kasus pembunuhan tersebut lantaran disebut “pagana sapi.” pelaku tersinggung dan menaruh dendam.
Korban tewas dengan luka terbuka pada perut sebelah kanan atas, luka pada leher belakang, leher depan, luka terbuka pada lengan tangan kiri, dan luka terbuka pada lengan tangan kanan.
Pelaku sendiri sempat kabur usai membunuh. Namun polisi bertindak cepat dengan melakukan pencarian dan pengejaran. Sementara jenazah korban disemayamkan di rumah duka. Polisi juga melakukan langkah antisipatif menghindari adanya aksi balas dendam pihak keluarga korban kepada keluarga pelaku.
“Pelaku baru saja ditangkap di ‎Kelurahan Parangmata. Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar‎,” ujar Yunus. Pelaku baru berhasil diringkus sekitar pukul 23.00 Wita. Dia kabur ke arah Takalar usai membunuh. (zuk/jpnn/ong)