Amin Surachmad/Radar Jogja
SEMANGAT: Ketua Umum BKKKS DIJ BRAy Prabukusumo (depan, batik merah) bersama Dr Agus Susanto (depan, ketiga dari kiri), Imam Raharjo Setiawan (depan, kelima dari kiri) bersama peserta pelatihan di kantor BKKKS DIJ, kemarin (2/11).

JOGJA – Kreativitas memiliki peranan penting dalam meraih kesuksesan di bidang usaha. Sentuhan kreativitas akan menghasilkan produk yang lebih baik, berkualitas, dan memiliki nilai tambah lebih tinggi.
Hal tersebut dinyatakan motivator Dr Agus Susanto dalam pelatihan Ekonomi Produktif Pengelolaan Labu Siam Menjadi Sirup, Dodol, dan Krupuk di Aula Kantor Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) DIJ, kemarin (2/11). “Ada dua hal kunci menjadi pengusaha sukses. Pertama, melakukan kreativitas. Kedua, buatlah sesuatu yang memberi nilai tambah,” kata dia.
Pelatihan diikuti sekitar 70 pengelola panti di Sleman dan Kota Jogja. Pelatihan dibuka Ketua Umum BKKKS DIJ BRAy Prabukusumo. Hadir pula Wakil Area Manager SME & SE Partnership Program Area Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Imam Raharjo Setiawan.
Menurut Agus, labu siam mampu menjadi produk yang sangat menguntungkan jika diberi sentuhan kreativitas. Apalagi, labu siam dapat dimanfaatkan untuk memproduksi aneka olahan makanan. “Dari kreativitas itulah akan diperoleh nilai tambah yang lebih,” jelasnya.
Produk berbahan labu siam yang sudah jadi nantinya dapat dipasarkan. Pemasaran juga perlu memperhatikan nilai tambah. Termasuk nilai tambah produk bagi pembeli. “Produk yang ditawarkan ini (berbahan labu siam) akan menjadi produk yang luar biasa. Selamat menjadi pengusaha,” ujarnya.
BRAy Prabukusumo menyambut baik pelatihan kewirausahaan dengan fokus mengolah labu siam. Dia yakin kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan memperkuat semangat berwirausaha. “Kewirausahaan harus terus dikembangkan,” jelasnya. (amd/laz/ong)