DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
SUPPORT: Pengurus Pengda Tarung Derajat DIJ, sejumlah petarung didampingi pengurus KONI DIJ saat beraudiensi dengan ketua DPRD DIJ sekalgius Ketua Pengda Kodrat DIJ Youke Indra Agung Laksana.
 
JOGJA-Program latihan yang terbilang singkat namun intensif, namun berbuah manis. Tiga dari sepuluh atlet yang dikirim ke Pra PON 2016 yang berlangsung 19-26 Oktober, berhasil meraih tiket untuk berlaga di PON 2016 Jawa Barat.
Nah, berhasil melampaui target Pra PON, Pengda Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) DIJ bertekad untuk mempersembahkan setidaknya satu medali emas.
Ketua Pengda Kodrat DIJ sekaligus Ketua DPRD DIJ Youke Indra Agung Laksana mengatakan, keberhasilan tiga atlet ini sebuah hadiah perjuangan dan latihan keras yang patut diapresiasi. Diharapkan, ketiga atlet yang lolos dapat memanfaatkan waktu yang tersisa dengan program latihan yang akan lebih terfokus. “Mantapkan mental kompetitif, sportif,” ujarnya saat menerima audiensi tim tarung derajat didampingi Ketua KONI DIJ GBPH Prabukusumo kemarin (2/11).
Dari sepuluh atlet yang dikirim di Pra PON, yang terdiri dari 7 putra dan 3 putri, tiga atlet berhasil meraih 1 medali emas, 1 medali perunggu dan 1 masuk ke pringkat 5 besar. Tiga atlet tersebut yakni, Wiranata Rifandi yang berhasil meraih emas di kelas 64,1-67kg dan Adelia Cinthia Devi yang berhasil meraih medali peru7nggu di kelas 50,1-54 kg putri. Sedangkan Antonio Belo berhasil masuk peringkat lima besar di kelas 49,1-52 kg putra.
Pelatih Utama Tarung Derajat Dedih Kusnaidi mengatakan, selanjutkan program altihan akan lebih terfokus. Setelah kemarin, konsentrasi sempat terbelah dikarenakan berbarengan dengan Porda DIJ 2015. Selain akan mengadakan training camp juga akan mengikutsertakan atlet pada berbagai kejuaraan.”Kami masih memiliki waktu sepuluh bulan, semoga target 1 emas bisa tercapai, atau kalau bisa lebih. Karena di PON 2012 kita belum bisa menyumbangkan medali, semoga PON 2016 membuahkan hasil,”ujar Dedih.
Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo mengatakan, hasil perjuangan para atlet tarung derajat di Pra PON kemarin yang berbuah manis ini tentu akan didukung penuh dalam persiapan menjelang PO)N 2016. “Memang yang akan disupport penuh mereka yang masuk empat besar, karena satu atlet masuk peringkat lima besar maka akan dimasukan ke kategori mandiri,” jelasnya.
Menurutnya, pihaknya akan melihat KONI ada dana atau tidak, kita upayakan fifty-fifty. Nanti kalau ternyata atlet yang bersangkutan mendapat medali, tetap akan mendapat bonus,”paparnya.(dya/din/ong)