BOGOR – Tiga janda muda asal Bogor, RM (29), SS (38), dan IM (32), ditangkap polisi saat tengah berpesta sabu di salah satu rumah pelaku di jalan Layungsari, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Senin (2/11) malam.
Dari tangan ketiganya polisi mengamankan satu paket sabu seberat 0,02 gram dan alat hisap sabu berupa bong. Kasat Narkoba, AKP Maulana Mukarom mengatakan, ketiga ibu rumah tangga itu ditangkap sedang pesta sabu di kediaman rumah SS di Bondongan.
“Mereka bertiga ditangkap tengah pesta sabu, barang bukti satu paket sisa pakai seberat 0,02 gram. Profesi mereka semua ibu rumah tangga dengan status janda,” ujarnya kemarin (3/11).
SS ketika diwawancara mengaku diajak oleh RM sekitar pukul 23:00 WIB dan dia baru pertama kali mengkonsumsi barang haram tersebut.
“Malam itu saya diajak sama RM, saya sendiri baru pertama kali nyabu. Saya lelah, karena tidak ada pekerjaan dan harus mengasuh dua anak,”jelasnya.
Sementara, RM mengaku mendapatkan zat adiktif tersebut dari seorang kenalannya. Ia membeli dua paket hemat sabu seharga lima ratus ribu. “Saya juga baru beberapa kali mengkonsumsi sabu dan saya menyesal,” bebernya.
Selain menangkap tiga janda mudah tersebut, Polres Bogor Kota juga berhasil meringkus delapan pengedar dan satu pengguna narkoba dalam operasi Antik Lodaya selama sepuluh hari. Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa 6.505 gram sabu dan 83 gram ganja kering.
“Kami masih mengembangkan kasus ini. Namun, tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru,” ungkap Kapolres Bogor Kota, AKBP Andi Herindra.
Para pelaku disangkakan dengan pasal 127 ayat 1 subsider 112 ayat 1 UU No 5 tahun 2009 tentang narkotika. ” Ancamannya penjara paling lama tujuh tahun,” kata mantan Kapolsek Parung ini. (ded/c/jpnn/ong)