JOGJA – Keruwetan lalu lintas di Kota Jogja kini meluas tak hanya terjadi di sekitar Malioboro. Beberapa daerah perbatasan pun sudah mengalami hal serupa. Untuk mengurai keruwetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja akan menambah jalan searah.
Untuk kepentingan tersebut, Dishub tengah mengkaji lima jalan di daerah perbatasan untuk kemungkinan dibuat searah, yakni Jalan Gambiran, Jalan Prawirotaman, Jalan AM Sangaji, Jalan Tirtodipuran, dan Jalan Lempuyangan.
“Target kami, akhir tahun sudah diselesaikan. Studi terkait jalan satu arah dibiayai melalui APBD Perubahan tahun ini,” kata Kepala Dishub Kota Jogja Wirawan Haryo Yudho, kemarin (6/11).
Kajian melibatkan tim ahli dari berbagai bidang. Ada dari praktisi kebijakan manajemen lalu lintas, peneliti, dan akademisi. “Mereka mengkaji insfrastruktur jalan yang ada saat ini,” jelasnya.
Infrastruktur tersebut harus dikaji, apakah sudah sesuai atau tidak kemudian kapasitas jalan. Sebab, di Kota Jogja sudah tidak bisa diperluas. “Bagaimana solusinya? Mendesak belum untuk menjadi searah?, itu yang sedang kami kaji,” tandasnya.
Selama beberapa tahun ini, instansi teknis, seperti Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Jogja sudah konsisten dalam memperbaiki infrastruktur jalan. Mulai dari pengaspalan, pelebaran jalan dan peningkatan kapasitas trotoar.
“Jalan atau infrastruktur yang sudah bagus, memungkinkan dilakukan rekayasa. Tapi tidak serta merta langsung diterapkan, butuh kajian dengan mempertimbangkan beberapa aspek,” imbuhnya.
Aspek yang dimaksud, seperti sebaran usaha yang berada di tepi jalan, area permukiman warga, dan tingkat kepadatan di ruas jalan tertentu.
Terpisah Kepala Dinas Kimpraswil Kota Jogja Toto Suroto mengatakan, yang berpeluang untuk bisa menjadi jalan searah adalah ruas Jalan Gambiran. Ini karena, infrastruktur yang paling siap di antara jalan-jalan lain. Dinas Kimpraswil saat ini tengah menuntaskan pengaspalan serta pembuatan saluran air hujan di ruas jalan tersebut.
“Jalan Gambiran yang paling berpotensi satu arah ke selatan. Lebar jalan tidak terlalu lebar dan lebih banyak digunakan untuk ke selatan menuju arah Giwangan,” katanya.
Ia juga mengaku siap jika Dishub akan menerapkan searah di Jalan Gambiran. Sebab, Kimpraswil sudah menyiapkan berbagai infrastruktur jalannya. “Kami setuju saja, dan siap mensuport,” ujarnya.
Jika lima jalan yang sedang dikaji, kelak menjadi satu arah, maka menambah jumlah jalan searah yang dibuat di Kota Jogja. Sebelumnya, Dishub Kota Jogja sudah memberlakukan dua jalan searah, yakni Jalan C Simanjuntak dan Jalan Prof Yohanes. Kedua ruas jalan tersebut, kini relatif lebih lancar dibanding sebelumnya yang masih dua lajur. (eri/jko/ong)