MUNGKID – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kabupaten Magelang. Peristiwa ini menyebabkan beberapa pohon tumbang dan menimpa rumah penduduk. Satu rumah rusak berat, tiga rusak sedang, dan puluhan lainnya rusak ringan. Bencana ini menerjang rumah di beberapa wilayah Kecamatan Salam dan Ngluwar.
Agus Hartono, warga Kecamatan Salam mengungkapkan, kejadian terjadi sekitar pukul 15.00, Sabtu sore (7/11). Saat hujan deras datang, tiba-tiba ada suara gemuruh dan angin berputar kencang. Warga yang mengetahui ini panik dan berlari keluar rumah. “Angin kencang muncul sekitar pukul 15.00. Suaranya bergerumuh,” kata Agus, pekan lalu(7/11).
Kejadian itu menyebabkan rumah milik Maryoto Dusun Bobosan, Teresan Gede, Kecamatan Salam nyaris roboh. Keadaan atapnya hancur , setelah tertimpa pohon kelapa yang ada di sebelah rumahnya.
“Sebelumnya, suasana mendung pekat disusul hujan lebat. Tiba-tiba datang angin cukup kencang. Beberapa pohon besar tumbang. Termasuk rumah saya yang paling parah karena tertima pohon kelapa, ” ungkap Maryoto.
Kejadian hujan disertai angin kencang berlangsung kurang lebih seperempat jam. Beruntung, saat pohon tumbang, warga tidak ada yang tertimpa.
dari data yang masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, rumah yang mengalami rusak ringan tersebar di Dusun Nglempong, Tirto, Salam. Hal sama terjadi juga di Desa Tersan Gede, Salam, di mana dua rumah menjadi korban. Kerusakan ringan juga terjadi pada dua rumah di Desa Karang Kopek, Ngluwar. Sedangkan satu rumah di Dusun Bodosan, Tirto, Salam mengalami rusak berat.
“Total ada 25 rumah yang terdampak angin kencang. Sebagian besar mengalami kerusakan ringan, berupa atap yang terbang terbawa angin,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Sujadi.
Ia memaparkan, sejak hujan turun di Kabupaten Magelang selama tiga hari terakhir, tercatat ada tiga kali kejadian angin kencang yang melanda empat kecamatan berbeda. Yakni di Salaman, Ngluwar, Salam, dan Muntilan.
“Terakhir tadi (kemarin) siang, pohon tumbang dan menghalangi jalan di kawasan Muntilan. Tapi sudah dibersihkan dan tidak mengganggu lalu lintas,” kata Sujadi kemarin (8/11).
Sejauh ini, pihaknya sudah mengirimkan bantuan personel dan peralatan serta logistik untuk membantu korban bencana. Ia akan membantu korban bencana yang rumahnya rusak.
“Kami akan upayakan bantuan untuk korban yang rumahnya rusak berat. Nantinya akan diusulkan terlebih dahulu pada Bupati Magelang,” jelasnya.(ady/hes/ong)