DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
PRESTASI: Para pebiliar DIJ meraih prestasi gemilang di Kejuaraan Kualifikasi PON XIX atau Pra PON yang berlangsung di SPOT Biliar Cirebon, Jawa Barat 20-29 Oktober lalu.
JOGJA-Hasil gemilang diraih pebiliar-pebiliar DIJ di Kejuaraan Kualifikasi PON XIX atau Pra PON yang berlangsung di SPOT Biliar Cirebon, Jawa Barat 20-29 Oktober lalu. Target meloloskan 7 dari 10 atlet yang dikirim, DIJ justru bisa meloloskan 9 atlet dan mereka meraih tiket untuk berlaga di PON XIX di Bandung, Jawa Barat.
Manajer Tim Biliar DIJ Adib Daoudy mengatakan, kerja keras dan semangat bertanding yang tinggi para atlet DIJ berhasil meraih hasil maksimal. “Pencapaian ini sungguh di luar dugaan. Mereka memberikan penampilan yang maksimal meski lawan yang dihadapi cukup berat,” ujarnya kemarin.
Mewakili Pengda Pobsi DIJ, Adib mengatakan, Pra PON diikuti setidaknya 205 atlet biliar dari 20 provinsi. DIJ bahkan masuk ke urutan 3 besar dengan jumlah kuota terbanyak. Kuota yang diraih meningkat signifikan dibanding penyelenggaraan Pra PON 2011 lalu.
Dengan hasil tersebut, tim biliar DIJ dapat berlaga di semua nomor dengan total 16 nomor yang akan dipertandingkan di PON 2016. “Dengan kuota lebih banyak, peluang untuk meraih medali juga semakin besar. Semoga teman-teman atlet dan pelatih bisa mengambil kesempatan baik ini,”ujarnya.
Untuk target PON 2016, Pengda Pobsi DIJ belum bisa mengutarakan. Menurutnya, tim akan terlebih dahulu mengadakan koordinasi dengan KONI DIJ, agar semua atlet yang lolos bisa masuk puslatda KONI. “Karena kemarin 7 dari 10 atlet yang berangkat itu dari puslatda mandiri, kami akan segera bertemu KONI DIJ agar nantinya semua atlet bisa masuk puslatda dan mendapat subsidi dari KONI DIJ untuk berangkat ke PON 2016,”paparnya.
Pelatih Tim Biliar Polim Tito mengatakan, persiapan dilakukan selama tiga bulan penuh hingga menjelang ke berangkatan ke Pra PON. Dengan pola latihan intensif yang setiap hari para atlet berlatih selama kurang lebih lima jam.”Kami perlu siapkan strategi di nomor double, karena kemarin nomor double tidak dipertandingkan. Masih ada waktu beberapa bulan, dan kami akan optimalkan waktu itu untuk berlatih dengan disiplin,”paparnya.
Sembilan atlet yang lolos ke PON 2016 yakni Fatih Setia (divisi pool putri 8 ball), Widi Harsoyo (divisi pool putra 8 ball), Iwan Aprianto (divisi pool putra 9 ball), Jeffri Pratama (divisi pool putra 10 ball), Wisnu Eko (divisi pool putra 10 ball), Gebby AWP (divisi snooker english billiard), Deddy Handoko (divisi snooker (15 reds), Agus Budiarto (divisi carom 1 cushion) dan Ardi Satri (divisi carom 3 cushion).
Nantinya mereka akan mengikuti 16 nomor yang dipertandingkan, antara lain Pool Putra Disiplin A 8 Ball & 9 Ball (single dan double), Disiplin B 10 Ball & 15 Ball (single dan double), Pool Putri 10 Ball (single), Mix Double 10 Ball, Snooker English Billiard (single dan double), 6 Reds (single), Carom 3 Cushion, Libre dan Cadre.(dya/din/ong)