MUNGKID – Jelang akhir tahun, Pemkab Magelang mengebut beberapa proyek pembangunan. Salah satunya proyek ruas jalan Kecamatan Tempuran ke Borobudur. Jalan alternatif menuju pusat Pemkab Magelang ini dalam proses dilebarkan.
Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU EDSM) Kabupaten Magelang menargetkan pekerjaan selesai akhir tahun ini. Agar pekerjaan berjalan sesuai target, pembangunan fisik terus dikebut.
“Pengerjaan proyek agak terlambat. Karena rekanan pelaksana baru ditentukan melalui lelang ulang,” kata Kasi Jalan DPU-ESDM Kabupaten Magelang Wahyudi Purwantoro kemarin (12/11).
Meski terlambat, ia optimistis, proyek bisa selesai tepat waktu. Saat ini pekerjaan termasuk pengaspalan mencapai 70 persen. Mengingat saat ini memasuki musim penghujan, pengerjaan dipercepat tanpa mengabaikan aspek kualitas.
Ruas Jalan Borobudur-Tempuran sepanjang 4 kilometer dilebarkan dari 4,5 meter menjadi 6 meter. Pelebaran ruas jalan kabupaten dilaksanakan dengan memanfaatkan bahu di kanan kiri jalan masing-masing 75 sentimeter. Belasan pekerja mengurug bahu jalan yang digali dengan material lapisan pondasi bawah (LPB) dan lapisan pondasi atas (LPA) di dua titik wilayah Desa Ringinanom.
Untuk pemadatan menggunakan dua alat berat berupa stomp walls. Proyek APBD 2015 senilai Rp 1,5 miliar lebih ini digarap CV Dwi Kartika dari Muntilan mulai 23 Setepmber lalu. Pelebaran jalur alternatif Borobudur menuju Kecamatan Tempuran ditarget rampung 6 Desember mendatang.(ady/hes/ong)