DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
ADU KUAT: Pencak silat menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan di Pospeda 2015.
JOGJA-Sukses meraup medali terbanyak dari yakni tenis meja dan pencak silat, Kontingen Sleman merebut juara umum Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) DIJ 2015. Kontingen Sleman mengantongi 26 emas, 14 perak, dan 13 perunggu dari 16 kategori pertandingan.
Ajang yang dihelat Disdikpora DIJ melalui Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIJ ini diikuti total atlet 157 dari seluruh DIJ berlangsung 10 hingga 12 November. Pospeda DIJ digelar di GOR Amongrogo, Stadion Mandala Krida, dan Grha Wana Bhakti Yasa.
Dari cabang pencak silat Sleman berhasil mengantongi 9 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Semantara Bantul berhasil berada di posisi kedua dengan mendulang 3 emas, 5 perak, dan 6 perunggu. Di urutan ketiga, Kota Jogja berhasil menambah pundi-pundi medali dengan meraih 2 emas, 6 perak dan 6 perunggu. Sedangkan Gunungkidul di urutan keempat dengan 1 perak dan 13 perunggu, sementara Kulonprogo absen mengirimkan atletnya di cabang pencak silat.
Di cabang tenis meja, Sleman berhasil menambah 4 emas dan 2 perunggu. Dengan tambahan 13 emas di hari terakhir penyelenggaraan Pospeda DIJ 2015, Kontingen Sleman berhasil menjadi jawara dengan 26 emas, 14 perak dan 13 perunggu.
Di posisi kedua ditempati Kota Jogja dengan raihan 14 emas, 23 perak dan 15 perunggu. Bantul di posisi ketiga dengan 14 emas, 11 perak dan 16 perunggu. Di urutan keempat Kulonporgo 4 emas, 4 perak dan 12 perunggu. Sedangkan Gunungkidul 3 emas, 8 perak dan 27 perunggu.(dya/din/ong)