MAGELANG – Pemkot Magelang mulai melakukan sosialisasi soal pembangunan shelter di Pusat Kuliner Tuin van Java Alun-alun Kota Magelang. Puluhan PKL menanggapi dengan antusias, terkait rencana yang direalisasikan pada 2016.
Kasi Penataan dan Pemberdayaan PKL, Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Magelang Marjinugroho mengatakan, pembangunan shelter di Tuin van Java mendesak dilakukan. Alasannya, saat ini kondisinya sudah cukup mengkhawatirkan. Banyak tenda bolong-bolong. Tak jarang para pedagang kena banjir saat hujan deras tiba.
“Shelter dibuat secara permanen dan rencananya akan dibangun tahun 2016. Pertemuan ini juga dalam rangka memberikan sosialisasi pada para PKL,” kata Marjinu-sapaan akrab Marjinugoro saat mengadakan silaturahmi dengan para PKL Tuin van Java, kemarin (16/11).
Dari 98 PKL yang terbagi dalam dua shift, siang dan malam di Tuin van Java, Marjinu mengklaim, tak ada satupun yang memprotesnya. Bahkan, mereka menyambut antusias dengan adanya wacana tersebut.
“Mereka bersedia ditata. Bahkan saat proses pembangunan, para PKL bersedia ditempatkan di tempat penampungan untuk sementara,” katanya.
Menurut Marjinu, rancangan pembangunan shelter akan dibuat lebih megah dan lebih luas. Dari ujung Utara dan Selatan, ditambahi masing-masing satu meter.
“Selain pedagang Tuin van Java sendiri, setelah shelter akan ditambahi pedagang lain yang belum mendapatkan relokasi. Upaya ini menjadi program pemerintah untuk merealisasikan pemberdayaan semua PKL secara bertahap,” paparnya.
Humas Paguyuban PKL Tuin van Java Kota Magelang Sugiyarto mengapresiasi rencana Pemkot Magelang tersebut. Ia optimistis, pendapatan para PKL semakin meningkat setelah shelter selesai dibangun.
“Sangat senang kalau dibangun. Intinya, kami tidak mempermasalahkan. Karena penempatannya sudah sangat baik. Banyak keuntungan dirasakan teman-teman setelah direlokasi sejak 2011,” jelasnya.
Terkait rencana relokasi sementara, saat ada pembagunan shelter, Sugiyarto mengaku menyerahkan sepenuhnya pada Dinas Pengelola Pasar.
“Memang pembangunan shelter baru sudah kami nanti-nantikan sejak lama. Soal penempatan ketika ada pembangunan, kami akan koordinasi dengan DPP,” katanya.(dem/hes/ong)