JOGJA – Setelah melalui proses verifikasi dari pemerintah pusat terkait realisasi keuangan dan kerja, Pemprov DIJ akhirnya menerima kucuran Dana Keistimewaan (Danais) termin ketiga atau terakhir tahun anggaran 2015 ini. Per 11 November 2015 lalu, di kas Pemprov DIJ sudah tersedia Rp 109,49 miliar.
Kepala Bidang Anggaran Belanja Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Aset (DPPKA) DIJ Aris Eko Nugroho mengatakan, pada 11 November lalu sudah dicairkan Danais untuk termin ketiga dari pusat sebesar Rp 109,49 miliar. Anggaran itu langsung bisa dimanfaatkan per bidang sesuai peruntukannya.
“Sisa dari termin sebelumnya di kas daerah masih ada sekitar Rp 13 miliar, ditambah dari pusat sehingga total Rp 109,49 miliar untuk Danais termin ketiga,” jelasnya ketika dihubungi kemarin (17/11).
Aris mengatakan, sebelum pencairan Danais termin ketiga, sebelumnya sudah ada verifikasi dari pemerintah pusat terhadap realisasi keuangan dan kerja. Pemerintah pusat membandingkan rencana penggunaan Danais termin I,II dan III. Hasilnya tidak ada verifikasi yang butuh perhatian khusus. Untuk target serapan danais termin ketiga ini dengan waktu hanya sekitar 1,5 bulan, Aris menjawab,”Harus 80 persen.”
Kepala DPPKA DIJ Bambang Wisnu Handoyo (BWH) mengatakan, melihat pencairan Danais hingga termin terkakhir ini, Pemprov DIJ telah membuktikan keseriusannya dalam optimalisasi penyerapan. “Pemprov DIJ komitmen untuk mampu menyerap Danais setidaknya 70 hingga 80 persen. Hasilnya tahun depan kita juga dapat lagi,” ujarnya.
Untuk memaksimalkan serapan Danais 2016, pihaknya berharap berapa pun sisa anggaran Danais 2015 ini, pada Januari 2016 harus sudah bisa digunakan supaya serapan bisa tercapai 100 persen. Hal itu juga sesuai harapan gubernur DIJ untuk memaksimalkan serapan, karena sebelum-sebelumnya pencairan tidak bisa dilakukan di awal tahun.
Selain itu BWH juga ingin mengoptimalkan dan fokus pada pemanfaatan Danais yang lebih bermanfaat. BWH mencontohkan, penggunaan Danais selama ini seakan masih terbatas pada bidang kebudayaan saja. Padahal, lanjut dia, Danais juga diperuntukan lima bidang keistimewaan DIJ lainnya. “Danais bukan semata-mata untuk kebudayaan semata, ada untuk pertanahan, tata ruang, dan sebagainya,” terangnya. (pra/laz)