Gunawan/Radar Jogja
BELUM TERJAGA: Salah seorang warga menunjukkan bebatuan mirip cacing yang merupakan fosil biota laut di bawah Jembatan Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul, belum lama ini.
GUNUNGKIDUL – Seiring masuknya Gunungsewu dalam jaringan Global Geopark Network (GNN), Pemkab Gunungkidul mulai mengoptimalkan potensi geoside. Potensi berupa kekayaan fosil biota laut seperti di bawah Jembatan Ngalang, Gedangsari, misalnya, masyarakat setempat akan dilibatkan dalam pengelolaan.
Sekretaris Geopark Gunungsewu Hary Sukmono mengatakan, hingga saat ini geoside fosil biota laut berupa endapan laut miosen awal dengan nama Formasi Sambipitu, ke depan akan dioptimalkan.
“Untuk mendorong pengembangan dan perlindungan di lokasi, kami mendorong masyarakat untuk membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis),” kata Hary.
Kabid Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbubpar) Gunungkidul ini menjelaskan, lokasi yang terletak di bawah Jembatan Ngalang, terhampar bebatuan mirip cacing tersebar hampir di seluruh pelataran. “Setiap musim penghujan selalu dialiri air sungai,” terangnya.
Menurut Hary, Formasi Sambipitu merupakan fasa sedimentasi setelah peletusan Gunungapi Purba Nglanggeran menghasilkan endapan laut yang terbentuk sekitar 16 juta tahun lalu. Bentuknya yang menyerupai cacing itu merupakan endapan fosil biota laut.
“Longsoran bawah laut yang dialami oleh sedimen pasir, lempung dan serpih menghasilkan struktur sedimen unik seperti lapisan terpelintir. Formasi Sambipitu tergolong unik,” terangnya.
Sementara itu General Manager Geopark Budi Martono mengaku terus melakukan pengembangan dan perlindungan kawasan geoside di Gunungsewu. Lokasi itu membentang mulai dari Kabupaten Gunungkidul, Wonogiri, hingga Pacitan.
“Formasi Sambipitu akan kita upayakan agar tidak rusak, karena lokasinya berada dibawah jembatan dan riskan rusak,” kata mantan Sekda Gunungkidul.
Untuk diketahui, geoside di Gunungkidul ada 13 titik. Meliputi Pantai Baron-Kukup-Krakal, Hutan Wanagama, Hutan Turunan, Gua Ngingrong, Goa Jlamprong, Air terjun Bleberan, lembah Bengawan Solo Purba, Pantai Siung-Wediombo, Luweng Goa Jomblang, Luweng Kali Suci, Endapan laut Miosen Awal (Formasi Sambipitu), dan Gunungapi Miosen Awal (Formasi Nglanggran). (gun/laz/ong)