MAGELANG – Masyarakat Kota Magelang bergembira. Kedisplinan, semangat, dan membiasakan diri berlaku bersih membuahkan hasil. Kota Magelang membawa pulang lambang supremasi tertinggi bidang kebersihan dari Kementerian Lingkungan Hidup, Piala Adipura.
Tahun ini, Kota Magelang kembali merebutnya. Kemarin sore (24/11), Piala Adipura diarak keliling kota.
Kirab dipimpin Pj Wali Kota Magelang Rudy Apriyantono, beserta para asisten dan pimpinan SKPD terkait. Kirab dimulai dari Sambung, tepatnya Armed 03 Magelang. Adipura dinaikkan di atas mobil hias. Di belakangnya, berdiri Duta Wisata Kota Magelang 2015 dan tiga camat. Di belakang mobil hias, berderet pejabat hingga pasukan orange dari Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Tata Koa (DKPT).
Mereka memamerkan Adipura ke masyarakat di sepanjang rute kirab hingga berakhir di halaman balai kota. Masyarakat antusias menyambutnya. Terutama para pelajar SD-SMA yang berdiri di sisi kiri jalan raya.
Rudy Apriyantono mengapresiasi Kota Magelang yang mampu meraih kembali Adipura. Adipura ini merupakan inspirasi dan motivasi agar ke depan secara kontinu berlaku bersih.
“Mari jadikan Adipura ini dorongan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan,” kata Rudy sebelum kirab.
Selain itu, Adipura ini bisa memberi manfaat bagi pembangunan Kota Magelang. Seperti pembangunan ekonomi, bisnis, pariwisata, jasa, dan lainnya, sehingga menguntungkan masyarakat.
“Penghargaan ini bisa mendorong geliat sektor lain yang bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat. Kalau kotanya bersih, tentu wisatawan yang datang nyaman. Otomatis, geliat usaha akan lancar dan tingkat kesejahteraan warga meningkat,” paparnya.
Tidak diraihnya kembali Adipura Kencana, ungkap Rudy, bukan masalah. Ia menilai, yang penting kota di Lembah Tidar ini mempertahankan Adipura. Ia berpesan, agar Adipura tetap diraih alias jangan pernah menghapusnya.
“Jaga terus Adipura ini. Jangan sampai lepas,” pinta Rudy yang berjanji akan memberi apresiasi khusus pada pasukan orange (pekerja kebersihan) yang berjuang menjaga kebersihan kota.
Ngatini, guru SD Kedungsari 5 Magelang mengaku, senang dan iku merayakan keberhasilan meraih Adipura ini.
“Sesuai instruksi Dinas Pendidikan, kami membawa 200-an siswa ke pinggir jalan menyambutnya. Anak-anak senang dan semoga menjadi inspirasi bagi mereka tetap berlaku bersih,” katanya.(dem/hes/ong)