BANTUL – Manajemen Persiba Bantul sudah berancang-ancang menyiapkan tim untuk kompetisi 2016. Sektor pelatih kepala menjadi hal yang mendesak untuk dipastikan. Sehingga manajemen ingin segera mungkin memastikan nama Seto Nurdiyantara untuk menangani Laskar Sultan Agung.
Manajer Persiba Bantul Endro Sulastomo mengatakan, pendekatan intensif terus dilakukan kepada Seto Nurdiyantara. Dipilihnya Seto sesuai dengan keinginan Persiba Bntul memiliki pelatih dengan lisensi B AFC.”Kami serius ingin sekali memakai jasanya menangani tim,” jelas Endro
Menurut Endro, posisi Seto saat ini memang sedang tidak melatih klub manapun. Meski statusnya ditunjuk oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIJ sebagai pelatih tim Pra-PON DIJ. Namun, manajemen Persiba tidak terlalu mempermasalahkannya.
Sebab, untuk Pra-PON sementara dan jangka waktunya tidak lama. Lagi pula, pasca penghentian cabang olahraga sepak bola di Pra PON, nasib sepak bola di Pra PON belum ada kejelasan.
Pria yang juga anggota DPRD Bantul itu berharap pada pasca Pra PON, Seto benar-benar sudah memimpin latihan. Selain itu manajemen berharap Seto sudah bisa memimpin Persiba dalam laga turnamen yang digelar Tim Transisi tahun depan.
Menurut Endro, Seto yang juga sempat berbaju Timnas Indonesia dinilai punya tangan dingin dalam menangani sebuah tim terutama yang bermaterikan para pemain muda. Hal itu dibuktikan Seto kala menjadi pelatih PSIM Jogja sejak dua musim terakhir. “Apalagi Seto juga sudah jadi legenda di
Persiba saat masih menjadi pemain merangkap asisten pelatih dan berhasil mengantarkan
Persiba juara Divisi Utama musim 2010,” jelasnya.
Memasuki musim baru manajemen Persiba Bantul bertekad membangun skuad dengan pemain-pemain lokal dan talenta muda. Pada musim 2015 skuad Persiba Bantul sebagian besar dihuni pemain-pemain muda. Komposisi skuad tersebut akan bertahan pada musim mendatang. (bhn/din/ong)