PENDIDIK atau guru, menjadi sosok sentral dalam mencerdaskan bangsa. Bertepatan dengan Hari Guru, Rabu (25/11), Ekspresi kali ini mengupas tentang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa tersebut.
Vincent Jovan Wijaya, siswa SMP Stella Duce 1 Jogja berharap guru bisa menjadi sahabat murid. “Jadi, kalo salah, jangan dimarahin,” kata Vincent.
Sedangkan Vincentia Ivanka, siswi SMP Pangudi Luhur 1 Jogja, murid harus menghormati guru. Saat mengajar, murid harus mendengarkan pemaparan guru.
“Guru itu kalo didengerin pas njelasin senengnya udah luar biasa, beliau ngerasa kita menghargai keberadaannya,” kata Ivanka.
Menurut Aldwizolartgy Rizkki Legowo, pelajar SMAN 11 Jogja, guru dituntut cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Beban guru harus diimbangi semangat murid agar proses belajar berlangsung baik.
Siswi SMAN 1 Wonosari, Yesi Yustica Furi, mengatakan guru adalah orang tua kedua murid di sekolah. Nasihat guru harus didengarkan.
“Jadi sebisa mungkin kita menyayangi dan menghormati selayaknya kita menyayangi dan menghormati orangtua kita yang sebenarnya,” kata Yesi. (mey/iwa/ong)