MUNGKID – Pengusaha yang keberatan atas Upah Minimun Kabupaten (UMK) Magelang bisa mengajukan permohonan penangguhan pelaksanaan UMK. Pemerintah memberikan waktu pengajuan pengangguhan paling lambat 21 Desember mendatang. Sebelumnya, Pemprov Jawa Tengah menetapkan UMK Magelang sebesar Rp 1,41 juta.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi (Disnnakersostrans) Kabupaten Magelang Endot Sudiyanto mengatakan, penetapan UMK 2016 mulai disosialisasikan pada pengusaha maupun pekerja/buruh. UMK Kabupaten Magelang merupakan angkatertinggi disbanding kabupaten atau kota yang ada di sekitarnya.
“Angka Rp 1,41 juta masih yang tertinggi di wilayah Kedu,” kata Endot kemarin (26/11).
Endot mengatakan, bagi pengusaha yang keberatan dipersilakan mengajukan permohonan penangguhan pelaksanaan UMK. Paling lambat 21 Desember harus sudah diajukan. Atau 10 hari sebelum UMK baru diberlakukan per 1 Januari 2016.
Meski begitu, ia mengingatkan jika ada yang mengajukan penangguhan, ada konsekuensi atas penangguhan tersebut. Sebelum permohonan dipenuhi akan diadakan audit terhadap keuangan perusahaan bersangkutan oleh tim Pemprov Jateng.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Kabupaten Magelang Rahmad Irianto mengatakan, pekerja menerima besaran UMK yang ditetapkan Gubernur Jateng kemarin (20/11). Meski begitu, besaran UMK 2016 belum 100 persen atau setara kebutuhan hidup layak (KHL) sebesar Rp 1,489 juta.
“Rekan-rekan bisa menerima, walau belum 100 persen sama dengan KHL dari perhitungan berdasarkan Pergub Nomor 65 Tahun 2014,” katanya.
Sementara itu, kalangan pengusaha di Kabupaten Magelang menyatakan siap melaksanakan keputusan Gubernur Jateng soal UMK 2016. Yakni, sebesar Rp 1,41 juta. Angka tersebut naik 12,35 persen atau Rp 155 ribu dibanding UMK tahun ini sebesar Rp 1,255 juta.
“Tidak ada yang berniat mengajukan penangguhan, meski nominal yang disepakati dalam sidang Dewan Pengupahan Rp 1,4 juta,” kata Sekretaris Eksekutif DPC Apindo (Assosiasi Pengusaha Indonesia) Kabupaten Magelang Nur Sunarto.(ady/hes/ong)