YOGI ISTI PUJIAJI/RADAR JOGJA
PEDULI: Dirut PT Reindo Andre Hutagalung bersama Juru Kunci Gunung Merapi Ki Asih saat penyerahan bantuan kemarin (27/11). Bantuan ini digunakan untuk perbaikan masjid dan TPA
CANGKRINGAN- Warga hunian tetap (huntap) korban erupsi Merapi terus bebenah. Setelah empat tahun dihuni, sejumlah infrastruktur fasi-litas umum mulai butuh direnovasi. Bangunan yang sudah ada pun belum sempurna. Salah satunya adalah masjid dan sarana pendidikan anak.Di Huntap Karangkendal, Pelemsari, Umbulharjo, bantun perbaikan masjid justru kerap datang dari pihak swasta. Kemarin (27/11), bantuan donasi diserahkan manajemen PT Reindo, perusahaan yang bergerak di bidang asuransi.
Dirut PT Reindo Andre Hutagalung menuturkan, bantuan kali ini dikhu-suskan untuk perbaikan rumah ibadah dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPA) bagi anak-anak yang tinggal di sekitar huntap. “Bantuan kami salurkan dalam wujud uang agar lebih berman-faat,” ujar Andre usai menyerahkan bantuan yang diterima Juru Kunci Gunung Merapi Ki Asih.Donasi semata-mata guna men-ciptakan kenyamanan masyarakat Karangkendal setiap menjalankan salat berjamaah di masjid. Sedangkan renovasi TPA diharapkan memancing minat anak untuk belajar Alquran. Andre berharap, ke depan lebih banyak kaum muda giat beraktivitas. Bukan hanya di masjid, melainkan aktif dalam program pembangunan masyarakat setempat.Ki Asih mengapresiasi menerima bantuan tersebut.
Sesepuh yang bergelar Ki Lurah Surakso Sihono itu mengungkapkan, selama ini memang belum semua fasilitas publik dibangun secara memadai. Keterbatasan anggaran menjadi alasan utamanya. “Tentu saja kami masih butuh perhatian banyak pihak demi membangun masyarakat hun-tap,” ucapnya.Selain dalam bidang keagamaan, masyarakat masih membutuhkan pembinaan dan pendampingan dalam membentuk kelompok usaha kecil. Saat ini, sebagian warga huntap yang dulunya berprofesi sebagai penambang pasir dan petani lebih banyak banting stir. Mereka kini menjadi pelaku usaha kecil, pedagang, atau membangun usaha pariwisata lava tour. (yog/din/ong)