JOGJA-Tim renang indah DIJ akhirnya membuktikan diri di ajang kejuaraan nasional (Kejurnas) Pra-PON dengan menyabet enam medali emas dari tujuh nomor yang dipertandingkan. Sukses tersebut menggenapi raihan Pengda Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) DIJ yang berhasil mengantarkan tim polo air putra DIJ lolos ke PON 2016.
Di ajang Pra-PON renang indah yang berakhir Sabtu (28/11) di Simpruk, Jakarta, tim renang indah DIJ membubuhkan sejarah dengan meraih gelar juara umum. Setelah mendominasi di hari pertama dengan meraih dua emas di nomor solo teknikal dan tim teknikal, DIJ menambah empat medali emas lainnya di dua hari selanjutnya. Emas kembali bisa diraih melalui duet technical routine dan dan tim routine pada hari kedua.
Tim free kombinasi yang diperkuat perenang utama yakni Claudia Megawati, Pratiwi Adiati, Putri Yaninda, Dea Vania, Noreen Anisa, dan Anisa Feritriati menutup Kejurnas Pra-PON dengan menjadi yang terbaik dan berhak mendapat emas. “Hasil ini sangat luar biasa dan kami bersyukur bisa memenuhi target enam emas,” ujar Komisi Teknik Renang Indah Pengda PRSI DIJ sekaligus pelatih utama renang indah Ragil Sugirestu kepada Radar Jogja, Minggu (29/11).
Ragil mengatakan, dari tujuh nomor yang dilombakan, satu-satunya medali emas yang lepas dari DIJ yakni di nomor duet bebas routine. Sebab, di nomor tersebut DIJ memang sengaja menurunkan duet atlet muda. Sehingga medali emas direbut tim Jatim, perak DKI Jakarta, dan perunggu Jawa Barat.
Sedangkan tim polo air putra hanya berhasil berada di peringkat lima nasional. Meski demikian, tim polo air putra DIJ sudah memenuhi kriteria dan berhak tampil di PON tahun depan. DKI masih jadi yang teratas, berturut-turut di bawahnya Jambi, Sumsel, dan Sumbar. Dalam pesebutan peringkat 5, DIJ mampu menumbangkan tim polo air Jatim dengan skor 13-10. “Memang di grup A rival terberat DKI, mereka bahkan sudah menyiapkan diri dengan berlatih ke Tiongkok,”ujar pelatih Muhammad Ardhi Lazuardi.
Ketua Harian Pengda PRSI DIJ Maryanto mengatakan, sukses dua sub cabor ini diharapkan dapat diikuti oleh sub cabor lainnya, yakni renang lintasan.”Kami tinggal menunggu hasil renang lintasan yang masih akan ada KRAPSI Desember mendatang. Semoga saja juga bisa lolos agar tiga sub cabor PRSI lolos PON 2016 semua,” harapnya. (dya/din/ong)