SLEMAN – Guna mengisi kekosongan kompetis Ketua Pengcab PSSI Sleman Hendricus Mulyono berharap ada turnamen yang diselenggarakan di Jogjakarta. Gelaran turnamen tersebut guna menjaga eksistensi DIJ sebagai salah satu daerah yang memiiki animo besar terhadap sepak bola.
Pria yang akrab disapa Mbah Mul tersebut mengatakan, turnamen tersebut idealnya melibatkan klub-klub profesional yang ada di kawasan DIJ dan Jawa Tengah. Menurutnya, dipastikan banyak klub yang akan tertarik untuk terlibat bila turnamen benar terselenggara. “Jadi tidak sebatas pertandingan ekshibisi yang hanya bisa dilihat sekali saja tapi lebih pada format turnamen,” jelas Hendricus Minggu (29/11).
Menurutnya, yang pasti klub asa DIJ seperti PSIM, Persiba, dan PSS harus terlibat. Karena tiga klub ini merupakan ikon sepak bola DIJ. Selain itu, turnamen lokal juga dapat membantu para pemain yang kini tengah menganggur. Dengan adanya turnamen, diharapkan ada pemasukan bagi para pemain, meski jumlahnya tidak sebesar kompetisi Divisi Utama maupun ISL. “Setidaknya para pemain tidak menganggur cukup lama,” jelasnya.
Pengcab PSSI Sleman berencana menggelar laga PSS All kontra Garuda Merah di Stadion Maguwoharjo, 19 November. Namun laga tersebut diundur karena perhelatan Piala Jendral Sudirman. Pengcab Sleman yang akan menjadi panitia pertandingan ekshibisi itu. “Kami akan tunda sampai Piala Sudirman rampung,” jelasnya. (bhn/din/ong)