PIDIE JAYA – Seorang pria warga Medan yang sudah lama berdomisili di Pante Beureune, inisial BN, kalap. Dia membacok seorang pria, inisial BKHR, yang diduga menjadi selingkuhan istrinya. Peristiwa ini langsung ini menggemparkan warga gampong Pante Beureune, Meurah Dua, Pidie Jaya, lantaran salah satu tangan korban nyaris putus akibat bacokan pelaku.
Informasi dihimpun Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), pembacokan berawal tersangka BN mendatangi BKHR, yang saat itu bekerja di proyek dalam komplek Meunasah gampong.
Kepada BKHR, juga merupakan penjual ikan, tersangka BN menanyakan keberadaan isterinya, AZH, yang sudah beberapa hari tidak pulang.
Percakapan antara keduanya awalnya berlangsung baik-baik. Seorang saksi cerita mengenai percakapan keduanya.
“Bang, kemana abang bawa isteri saya,sudah beberapa hari ini tidak ada di rumah?”.
“Saya tidak membawa isterimu, karena sudah lama juga saya tidak pernah lagi berhubungan dengan isterimu. Jangan tanya sama saya.”
“Abang bilang aja kemana isteri saya pergi, karena saya juga tidak marah lagi dengan abang.”
BKHR terdiam dan tidak merespon lagi pertanyaan. Tiba-tiba BN mengayunkan parang yang ada di tangannya ke arah BKHR. Korban berusaha menghindar dan menangkis namun akhirnya mengenai bagian tangannya.
Berdasarkan keterangan dari sejumlah warga, kejadian tersebut diduga dipicu sakit hati BN kepada BKHR. Pasalnya, beberapa waktu lalu, korban pernah ketangkap basah sedang “bercinta” dengan AZH, istri BN, di rumahnya. Peristiwa mesum itu dilihat langsung oleh BN.
Beberapa waktu kemudian BKHR kembali tertangkap basah sedang “bercinta” dengan AZH, di kandang sapi di dekat rumah BN. Kedua peristiwa tersebut sempat ditengahi tokoh gampong.
Kapolsek Meurah Dua Iptu Alamsyah, dikonfirmasi Rakyat Aceh mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kasus ini dan kini dalam penanganan.
“Namun pelakunya sedang kami cari karena sudah tidak berada di tempat,” demikian Alamsyah. (amz/sam/jpnn/ong)