RIZAL SN/RADAR JOGJA
AMBROL: Pondasi rumah milik Prameswari Sekarningsih, warga Kricak Utara, Jatimulyo, Tegalrejo, Kota Jogja, yang runtuh tergerus aliran Sungai Winongo setelah diguyur hujan lebat Selasa malam (8/12).
JOGJA – Hujan deras yang meng-guyur Selasa malam (8/12) membuat sebuah pondasi rumah milik Prames-wari Sekarningsih, 56, warga RT 02/01 Kricak Utara, Jatimulyo, Tegalrejo, Kota Jogja, ambrol.Sisi belakang rumah sepanjang 14 meter yang ada di tepi Kali Winongo itu diketahui runtuh sekitar pukul 18.30 WIB. “Iya pas turun hujan gede itu am-brolnya. Suaranya kenceng, kita kira ada gempa,” ujar Sunarto, warga se-tempat. Mendengar suara gemuruh itu, sontak warga sekitar langsung berhamburan keluar rumah. Beruntung bagian yang ambrol hanyalah bagian belakang rumah yang baru dipondasi dan belum ditem-pati. “Padahal biasanya di bawahnya ada yang lewat dan mincing. Untungnya waktu itu sedang tidak ada,” ujarnya.
Longsor diduga terjadi karena kurang kuatnya pondasi bangunan yang ke-mudian tergerus aliran Sungai Winongo yang deras akibat hujan berjam-jam.Aparat kepolisian yang datang tak lama kemudian langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi. Hal itu dilakukan agar warga tidak mendekat. Tim SAR dan relawan juga melakukan penanga-nan sementara dengan membersihkan longsoran yang berbahaya. (riz/laz/ong)