SATRESKRIM POLRESTA FOR RADAR JOGJA
BIAR KAPOK: Kasat Reskrim Polres Jogja Kompol Heru Muslimin meminta pelaku menghabiskan dua botol miras yang dibawanya.
JOGJA – Jajaran Satreskrim Polresta Jogjakarta menangkap basah empat pemuda yang sedang menggelar pesta minuman keras (miras) di depan Gedung Agung, Minggu (13/12) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Sebagai sanksinya, polisi menghukum mereka menghabiskan dua botol miras di TKP.
“Biar mabuk, terus sempoyongan, lalu tidur di TKP. Biar kalau bangun masyarakat tahu, ini lho akibat miras sebenarnya,” kata Kasat Reskrim Polresta Jogjakarta Kompol Heru Muslimin yang langsung memimpin razia.
Heru menambahkan, keempat orang pemuda mengaku berasal Sulawesi. Mereka datang ke Jogja bermaksud mendaftar kuliah. Sedangkan sanksi menghabiskan minuman di tempat, merupakan terobosan baru dari Satreskrim Polresta dengan tujuan untuk membuat jera para pelaku pesta miras.
“Sanksi minum di tempat ini baru saja kami terapkan, harapannya agar memberikan efek jera. Sampai sempoyongan dan sekalian tidur di tempat itu,” ujar Heru.
Tertangkapnya pesta miras ini berawal saat petugas melakukan patroli rutin pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) di Kota Jogja. Sesampainya di Titik Nol, petugas mendapati empat pemuda sedang menggelar pesta miras oplosan.
Saat itu, petugas langsung memberikan sanksi terhadap keempat pemuda dengan menghabiskan
dua botol miras oplosan. “Sanksi ini untuk peminum, kalau untuk pedangang mirasnya tetap dijerat dengan tindak pidana ringan (tipiring),” terang Kompol Heru.
Selanjutnya, dia menghimbau kepada masyarakat agar menjauhi miras. Kepada para orangtua, juga dipesan agar selalu memperhatikan pergaulan dan pertumbuhan anak-anaknya. “Operasi seperti ini akan terus kita intensifkan agar menekan peredarannya dan juga menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polresta Jogjakarta,” tandasnya. (riz/jko/ong)