FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
NYICIL AYEM: Para atlet dan pelatih harus menandatangani kuitansi untuk pencairan bonus bagi yang berprestasi pada Porwil Dulongmas 2015. Penyerahan bonus dilakukan di Lapangan Kantor Disporabudpar Kota Magelang, kemarin (29/12). Ada yang mengganjal pada kuitansi tersebut, karena para penerima bonus dipotong enam persen.
KOTA MAGELANG dinobatkan sebagai kota yang peduli pada pembinaan atlet olahraga. Atas prestasinya tersebut, Kota Magelang mendapat penghargaan “KONI Award.” Penyerahkan award diserahkan Ketua Umum KONI Jateng Hartono pada Se-kretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Sugiharto, bersamaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Jateng di Hotel Patra Jasa Semarang. KONI Award me-rupakan penghargaan pada personel, institusi, dan lembaga yang dinilai memberikan dedikasi, pengabdian, dan inspirasi bagi dunia olahraga di Jawa Tengah. Ada 14 kategori penghar-gaan yang diberikan.
Kota Magelang mendapat award dari kategori peme-rintahan kota/kabupaten.”Wujud kecintaan dan pengabdian pada olahraga prestasi Provinsi Jawa Tengah tahun 2015,” ungkap Sugiharto kemarin (29/12).Sugiharto melanjutkan, diraihnya penghargaan tersebut tak lain berkat manajemen olahraga yang baik. Ini berkaitan dengan pembinaan dan pengembangan atlet maupun cabang olahraga. Termasuk pengembangan sarana dan prasarana olahraga.”Sukses sebagai tuan rumah Porwil Dulongmas yang ketiga tahun ini juga jadi bagian penilaian penghargaan ini,” katanya.
Ia berterimakasih pada KONI Kota Magelang, tokoh olahraga, tokoh ma-syarakat, para atlet, serta masyarakat Kota Magelang yang mendukung pe-ngembangan dan pembinaan olahraga serta suksesnya penyelenggaraan Porwil Dulongmas.Penghargaan KONI Award juga di-berikan pada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kategori pegiat olahraga), Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabud (kategori pejabat publik legislatif), Sekda Prov Jateng Sri Puryono (kategori biro-krasi), serta beberapa tokoh olahraga, akademisi, atlet dan pelatih olahraga.”Ajang tertinggi penghargaan di bidang olahraga, khususnya di Jawa Tengah. Selama kurang lebih tiga bulan, tim penjaringan dengan ketat, bekerja menentukan peraih penghargaan ini,” kata Ketua Umum KONI Jateng Hartono. (dem/hes/ong)