MUNGKID – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Magelang mengalami kenaikan. Penyebab kecelakaan tersebut, antara lain tidak adanya median jalan serta kesalahan pengendara. Peningkatan jumlah angka kecelakaan juga terjadi di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

“Tidak hanya di wilayah Polres Magelang, namun di seluruh wilayah Jawa Tengah mengalami peningkatan. Padahal kami sudah imbangi dengan peningkatan tilang dan teguran,” kata Kepala Polres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho kemarin (5/1).

Zain menyampaikan, data jumlah total kejadian lakalantas di Kabupaten Magelang mencapai 661 kejadian. Jumlah ini menelan korban meninggal dunia sebanyak 164 orang. Korban luka berat tiga orang, dan korban luka ringan 897 orang.

“Total nilai kerugian akibat kejadian tersebut sebesar Rp 394,95 juta,” jelasnya.

Korps Bayangkara ini juga mencatat, pada 2015, angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Magelang mengalami peningkatan, dibandingkan 2014. Mayoritas angka kriminal didominasi tindak pencurian dengan pemberatan (curat). Salah satu penyebab tindak curat tinggi, karena wilayah Kabupaten Magelang yang cukup luas.

“Sementara pembinaan terhadap masyarakat juga masih terbatas. Ini menyebabkan angka kriminalitas berupa curat cukup tinggi,” papar Zain.

Ia menyebutkan, jumlah total crime indeks sebanyak 357 perkara selama 2015. Jumlah ini meningkat 105 perkara dari sebelumnya 252 perkara pada 2014.

“Angka penyelesaian perkara di tahun 2015 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Yakni dari 70,6 persen menjadi 82,1 persen,” katanya.(ady/hes/ong)