Syarif Acil
MC dan Announcer Swaragama FM

SALAH satu fase terberat pasca-putus adalah perjuangan untuk move on. Move on bukan suatu perlombaan, namun akan menyedihkan jika si mantan sudah jatuh cinta pada orang lain lebih dulu. Tiap orang memang memiliki waktu yang berbeda-beda untuk move on. Ada yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama, dan itu bukanlah hal yang buruk.

Namun move on akan semakin sulit dengan keberadaan internet, apalagi jika masih saja memantau perkembangan doi melalui sosial media. Parahnya jika sosial media menjadi pelarianmu buat mengeluarkan unek-unek kesedihan. Tiap galau dikit posting di Path atau Instagram, bikin caption yang mendayu-dayu.

Jika hanya sesekali mengungkapkan kesedihan lewat sosmed ga masalah. Tapi jangan sampai keterusan dan menjadikan kamu terlihat sangat menderita putus dengan doi. Bikin orang lain jadi tau soal urusan pribadi kita.

You are what you post,” jadi pikirkan lagi apa yang mau kamu post di sosial media apapun itu. Kita bisa jadi bahan omongan orang lain yang ga terlalu ngerti dengan kisah percintaan kita. Malah akan jadi bumerang sendiri bukan? Maka sebaiknya hindari dulu sosial media untuk beberapa saat sampai suasana hati membaik.

Perlu meluangkan waktu untuk menyendiri buat mengatasi terjebak kenangan dengan mantan. Puas-puasin deh nangis sampe sesenggukan biar hati jadi lega. Tapi kalau butuh temen curhat tumpahin semua bareng teman dengan ngelakuin hal yang buat seneng. Makan yang enak, karaokean teriak-teriak sepuasnya, dan sembari instrospeksi diri dengan saran teman.

Selalu positive thinking bahwa tak ada yang bisa dilakukan kecuali menghadapinya dan melanjutkan hidup. Meski sebenarnya kita masih merasa sedih pasca-putus. Ciptakan semangat baru dan jangan malas berusaha membuka hati untuk orang lain. Jadi, sekarang mulailah bergerilya mencari gebetan baru. (rin/iwa/ong)