Perlu GRAFIS ??…

 
GUNUNGKIDUL – Kebakaran besar menimpa Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Quran Wal Irsyad di Ledoksari, Wonosari. Kejadian menggemparkan itu berlangsung sekitar pukul 00.30 kemarin (6/1).

Si jago merah melahap bangunan asrama rumah susun lantai dua yang ditempati para santri. Seorang santri diketahui bernama Nidhom Al Kafi, 14, meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Seluruh tubuhnya hangus karena terjebak di asrama sehingga tidak bisa menyelamatkan diri.

Informasi yang dihimpun Radar Jogja, pesantren itu kurang lebih dihuni 100 santri. Sebelum kejadian, ketika hari beranjak larut malam, santri mulai istirahat, terlebih pada saat itu listrik tengah padam. Kapolesek Wonosari Kompol Riyanto mengatakan, sesaat setelah api berhasil dipadamkan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah petugas diturunkan untuk mengungkap peristiwa yang sampai merenggut nyawa itu. Garis polisi langsung dibentangkan agar proses penyelidikan berjalan maksimal, sehingga kasus kebakaran segera bisa terungkap. Kesimpulan awal, diduga kuat titik api berasal dari lilin api.

“Salah seorang santri menyalakan lilin, kemudian ditinggal tidur. Diduga api menyambar bantal dan merambat ke ‎tempat tidur yang lain,” kata Riyanto.

Dia menjelaskan, lokasi yang terbakar sebanyak tiga blok. Semula tidak ada yang sadar ada korban terjebak. Namun setelah kejadian, santri dikumpulkan. Hanya korban atas nama Nidhom Al Kafi,14, santri kelas VIII, warga Sawahan, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, yang tidak tampak.

“Namun demikian, kami masih terus mengumbulkan bukti dan meminta keterangan saksi untuk mengungkap kasus kebakaran ini. Kami juga akan menerjunkan tim Labfor dari Semarang,” ujar kapolsek.

Sementara itu, salah seorang santri, Eko,18, mengatakan, sebelum kejadian sekitar 22.00 WIB bersama korban mengadakan kegiatan memasak untuk dimakan bersama. Namun pascakejadian, korban sudah dikabarkan hilang.

“Tadi setelah kejadain pihak pondok sempat mengabsen santri satu persatu, tetapi korban saat diabsen sudah tidak ada,” terangnya.

Pengasuh Ponpes Darul Quran Wal Irsyad hingga kemarin belum bisa dimintai keterangan. Soal kejadian ini. Namun korban meninggal dunia sudah berhasil diidentifikasi untuk kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. (gun/laz/ong)