RADAR JOGJA FILE
TUNGGU PEMBUKTIAN: Seto Nurdiyantara punya beban berat untuk bisa membawa Tim Pra-PON DIJ bisa tampil di PON 2016 mendatang.
 
JOGJA – Pelatih tim sepak bola Pra PON DIJ Seto Nurdiyantara tidak mempersoalkan belum lengkapnya skuad sepak bola bola Pra PON DIJ. Persiapan akan terus berjalan meski nantinya tidak diikuti beberapa pemain yang saat ini berada di luar DIJ.

Ya, setelah mendengar kabar kualifikasi sepak bola Pra PON akan digelar pada Maret mendatang, sejumlah pemain yang sempat diliburkan akan kembali dikumpulkan. Hanya saja, skuad tersebut nantinya akan tidak lengkap. Sebab, beberapa pemain memperkuat klub di luar DIJ untuk mengikuti kompetisi tarkam.

Sebut saja Sunni Hizbullah. Pemain ini memperkuat salah satu tim di Jambi bersama empat rekan lainnya. Nama bintang lainnya Dinan Javier saat ini masih memperkuat Mitra Kukar. Dan sejumlah pemain bermain di level tarkam yang tengah berlangsung di Bali. “Nggak masalah. Meski bermain tarkam, hal tersebut menjadi kesempat untuk pemain unyuk menjaga stamina mereka. Dari pada menganggur tidak ada aktivitas sepak bola. Justru kami sangat khawatir stamina mereka akan turun,” jelas Seto Kamis (7/1).

Hanya saja, Seto mewanti-wanti kepada pemain yang tengah mengikuti turnamen untuk berhati-hati agar tidak tertimpa cidera. Sebaba menurutnya, level tarkam terkadang tidak terkontrol dan permainan cenderung kasar. “Agar bisa lebih hati-hati dalam bermain. Sebab, jika cedera pemain dan kami juga yang akan dirugikan,” jelas eks pelatih PSIM Jogja.

Dia menjelaskan di sisa waktu yang ada, dia akan mengasah kerjasama tim. Sebab setelah diliburkan, otomatis chemistry yang sebelumnya terbangun bisa hilang. Apalagi, sebagian pemain yang tidak mengikuti turnamen hanya melakukan aktivitas individual.

Maka dari itu, setiap kesempatan dari tim lain yang akan melakukan uji coba dengan skuadnya akan diterima dengan tangan terbuka. Ajang uji coba tersebut akan lebih efektif untuk meningkatkan kembali kekompakan dalam tim. “Kami akan menerima setiap tawaran ujicoba sebab ini akan lebih efektif daripada pemusatan latihan,” tegasnya.

Penanggung jawab tim Pra PON DIJ Edyanto mengatakan, pihaknya akan segera memanggil para pemain yang berada di luar DIJ yang tengah mengikuti turnamen. Hanya saja, untuk memanggil para pemain tersebut, pihaknya akan melihat terlebih dahulu wakrtu turnamen. Sebab, para pemain tersebut besar kemungkinan terikat kontrak oleh klub tempat para pemain bernaung.

“Kalau memang saat ini sudah tidak bermain lagi ya lebih baik segera pulang. Tapi bila terikat kontrak kami akan memberi waktu,” jelasnya. (bhn/din/ong)