Gunawan/Radar Jogja

WASPADA: Untuk menghindari penyakit, pesepeda motor nampak menggunakan jas hujan di Komplek Bangsal Sewokoprojo, Wonosari kemarin (8/1)
 

GUNUNGKIDUL – Masyarakat sebaiknya waspada dengan pergantian musim. Memasuki awal musim penghujan seperti sekarang sangat rentan terhadap penyebaran penyakit. Di antara jenis penyakit yang perlu diwaspadai adalah demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Gunungkidul Suharyanta mengatakan, selain DBD, sejumlah penyakit musiman di antaranya diare dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas). Sejauh ini jenis penyakit seperti itu mulai menyerang masyarakat.

“Untuk mencegah penyebaran penyakit, kami imbau kepada masyarakat agar lebih waspada serta melaksanakan pola hidup sehat. Selain itu juga menjaga kebersihan lingkungan, sehingga meminimalisasi penyebaran penyakit,” kata Suharyanto kemarin (8/1).

Dia menjelaskan, berdasarkan data yang ada, akhir 2015 sudah ditemukan kasus enam penderita DBD. Sementara untuk ISPA sejak Januari 2015-November sudah ada 11.943 penderita. Kondisi demikian jelas menjadi perhatian dinas untuk mengambil langkah cepat.

“Selain sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan pola hidup sehat, kami juga melakukan beberapa intervensi pencegahan penyakit,” ujarnya.

Menurut dia, musim penghujan biasanya identik dengan meningkatnya penularan penyakit DBD. Karena itu, untuk untuk menekan jumlah penderita, dinas segera melakukan fogging di wilayah endemis. “Wilayah endemis DBD ada di beberapa kecamatan,” ungkapnya.

Mulai dari Kecamatan Wonosari, Playen, Karangmojo, Saptosari, Tepus dan Kecamatan Nglipar. Nah, dengan kegiatan pengasapan itu diharapkan perkembangbiakan nyamuk yang menjadi sumber penyebaran DBD maupun penyakit lain dapat ditekan.

“Melalui seluruh SKPD hingga jajaran pemerintahan paling bawah, juga melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk. Kita minta masyarakat waspada,” tegasnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawati mengatakan, dengan upaya antisipasi yang sudah dilakukan, penularan penyakit bisa ditekan seminimal mungkin. Dengan demikian, masyarakat dapat hidup sehat. (gun/laz/ong)