03- berita foto A

MAGELANG – Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangka HUT ke-50 Akademi TNI. Salah satunya Gathering Family Resimen Chandradimuka.

Kegiatan ini diadakan di Taman Kiai Langgeng Kota Magelang dan dihadiri Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI Mayjen TNI Bayu Puwiyono. Ikut mendampingi Alwina Bayu Purwiyono, Komadan Resimen (Danmen) Chandradimuka Akademi TNI Kolonel (Inf) Djoko Andoko, Dirdik Akademi TNI, dan lainnya.

Ada seribu orang terlibat kegiatan ini. Aneka kegiatan dilakukan. Mulai jalan sehat, ramah tamah, senam, hingga pembagian door prize.

“Ini sungguh membanggakan. Karena semua anggota hadir beserta keluarga. Jadi jumlahnya banyak. Saya bangga,” ungkap Danjen Akademi TNI Mayjen Bayu Puwiyono, kemarin 10/1).

Pria yang pernah menjabat Pangdam IV/Diponegoro ini menginginkan adanya keakraban antaranggota. Termasuk mengakrabkan keluarga antaranggota, hasrapannya, setiap melaksanakan tugas dilalui dengan baik.

“Silahkan satu hari ini untuk bergembira. Gunakan untuk keakraban. Jadikan kenangan bersama,” pinta lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1982 ini.

Dalam gathering family tersebut, panitia menyediakan dua sepeda motor, 30 sepeda gunung, dan 250 hadiah hiburan bagi peserta. Usai jalan sehat, mereka disuguhi minuman teh dan jahe beserta makanan tradisional. Seperti jagung, kacang, pisang, dan ubi. Termasuk
puluhan buah durian juga disajikan. Mereka sempat berjoged bersama dalam “Goyang Maumere”.

“Jumlah door prize memang sengaja dibuat banyak. Biar semua bisa dapat. Saat pulang dari sini, selain sehat, perut kenyang juga membawa hadiah,” ungkap Djoko Andoko.

Djoko yang merupakan Lulusan Akmil tahun 1989 ini berharap, ada keakraban antara mereka. Sehingga lebih bisa memaksimalkan pelaksanaan tugas di lapangan.

“Kegiatan seperti ini baru pertama kali. Ini gagasan beliau (Danjen Akademi TNI). Tujuannya mengakrabkan. Kami akan terus lestarikan kegiatan baik ini dan bakal ada program lanjutan. Ini bagus untuk motivasi kerja,” tegas Djoko yang pernah menjabat Komandan Pusdiklatpassus.

Menurut Djoko, posisi Resimen Chandradimuka Akademi TNI menjadi strategis. Karena adanya pola pendidikan integratif yang merupakan pendidikan dasar keprajuritan yang dipersyaratkan bagi calon prajurit taruna untuk menjadi prajurit taruna. Juga adanya latihan gabungan integrasi pendidikan dasar akademi militer (akmil), akademi angkatan udara (AAU), akademi angkatan laut (AAL), dan akademi kepolisian (Akpol). Biasanya, ini disebut Integrasi Diksar Kemitraan Akademi TNI dan Akpol.

“Dalam waktu dekat, kami juga akan adakan penataran bagi taruna Akademi TNI dan Akpol,” katanya.(dem/hes/ong)