GUNUNGKIDUL – Menjelang pelantikan kepala daerah, Pemkab Gunungkidul mulai mengintensifkan komunikasi dengan bupati-wakil bupati terpilih. Visi dan misi duet Badingah-Immawan periode 2016-2021 saat kampanye akan diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Pjs Sekda Gunungkidul Supartono mengatakan, penyelarasan ini bertujuan agar nantinya tidak muncul kendala pada saat penerapan RPJMD. Skala prioritas akan didahulukan.

“Kami sudah melakukan komunikasi awal dengan tim bupati dan wakil bupati terpilih Badingah dan Immawan Wahyudi untuk menyelaraskan visi misi saat kampanye dengan RPJMD,” kata Supartono.

Setelah pertemuan awal dilakukan, akan ada pertemuan lanjutan dengan materi pembahasan lebih rinci. Tidak hanya penyelarasan RPJMD daerah, visi dan misi juga harus diselaraskan dengan RPJMD DIJ, dan target pemerintah pusat.

“Sehingga nanti antara pembangunan pemerintah pusat dan daerah bisa berjalan bersama. Saat ini sedang kita jadwalkan,” jelasnya.

Sementara itu, Asek III Bidang Bidang Administrasi Umum Anik Indarwati mengatakan, sesuai permintaan Pjs Bupati Gunungkidul Budi Antono, akhir Januari harus sudah sepakat melakukan koordinasi dan harmonisasi penyesuaian visi misi dan RPJMD.

“Karena bakal diselaraskan dengan kemampuan anggaran. Menerjemahkan program kegiatan per tahun. Misal, untuk pariwisata berkaitan degan infrastruktur, sehingga apa yang dijanjikan selesai pada akhir masa jabatan,” kata Anik.

Di bagian lain, Wabup Terpilih Immawan Wahyudi membenarkan adanya pertemuan dengan tim dari pemerintah daerah untuk membahas penyelarasan visi dan misi dengan RPJMD. Selain itu juga akan ada pertemuan lanjutan untuk membahas sasaran dan program yang sudah dipersiapkan.

“Tim kami sudah melakukan pendalaman dengan elemen masyarakat dan pemerintah untuk membahas mengenai program kerja,” kata Immawan.

Dia menjelaskan, bersama dengan Badingah siap melanjutkan enam program sasaran skala prioritas. Sasaran utama pejabat petahana ini adalah pengembangan ekonomi dan pariwisata. Kemudian sasaran pembangunan nasional, DIJ, menurutnya dalam hal strategis ekonomi. (gun/laz/ong)