GUNUNGKIDUL – Teror bom di Jakarta disikiapi jajaran kepolisian Polres Gunungkidul dengan menggencarkan razia kendaraan bermotor. Dalam operasi itu tak temukan bahan peledak, namun pengguna jalan ada yang diamankan karena membawa senjata tajam.

Razia ini digelar Sabtu malam (16/1) di kawasan Rest Area Jalan Jogja-Wonosari. Sebanyak 70 personel dari sabhara, reskrim dan lantas turun ke lapangan. Sasaranya, pencegahan peredaran narkoba, senjata api, bahan peledak dan senjata tajam.

Seluruh kendaraan, baik roda dua, roda empat maupun kendaraan barang yang melintas langsung diperiksa. Selain kelengkapan surat, petugas juga memeriksa semua bagian kendaraan. Hampir dua jam melakukan razia, petugas akhirnya menemukan sebuah pisau dari pengendara sepeda motor asal Magelang. Pisau disimpan di balik jok motor.

Tidak hanya itu, pengendara lain asal Wonosari dipergoki membawa celurit dari pengendara sepeda motor asal Wonosari serta senjata mainan. Selain itu juga menyita delapan botol anggur dari pengendara. Pelaku dan seluruh barang bukti kemudian diamankan oleh petugas.

Kepala Bagian Operasional Polres Gunungkidul Kompol Edy Sugiharto mengatakan, untuk meminimalisasi masuknya para pelaku kejahatan pihaknya meningkatkan pengamanan, salah satunya dengan menggelar razia. “Razia ini sifatnya antisipatif saja untuk menjamin keamanan,” katanya kemarin (17/1).

Edy juga meminta peran aktif masyarakat agar lebih waspada terhadap lingkungan. Jika menemukan adanya gerak gerik mencurigakan, diminta segera melapor kepada pemerintah desa setempat atau kepolisian. (gun/laz/ong)