RIRIN OKTAVIANI/EKSPRESI
BERPRESTASI: Siswi Stama tampil dalam puncak acara HUT sekolah mereka (16/1).

Malam minggu kemarin (16/1) menjadi malam spesial buat Ekspresi karena dapat berkunjung ke salah satu sekolah cewek yang ada di bagian selatan kota Jogja, yakni SMA Santa Maria (Stama). SMA Santa Maria. Hari itu, Stama genap berusia 50 tahun, tentu saja dengan perasaan gembira Ekspresi turut merayakan kemilau emas 50 tahun Stama dengan berbagai kegiatan yang digelarnya sebagai puncak acara.

Dalam rangka kemilau emas, SMA Santa Maria menggelar berbagai perlombaan untuk SMP dan SMA di antaranya lomba mading, band, basket, dan futsal untuk SMP dan SMA. Selain itu, di malam puncak Kemilau Emas SMA Santa Maria ada sederet penampilan ekstrakurikuler seperti modeling, dance, cheerleader, teater, tari tradisional, paduan suara, dan band serta ditutup penampilan bintang tamu Batiga Band.

Sebagai sekolah homogen yang semua muridnya adalah perempuan, sekolah ini kental dengan toleransi. Terdiri dari siswa yang berasal dari berbagai suku mulai Aceh hingga Papua, bahkan juga terdiri dari berbagai agama. Sekolah ini yakin bahwa kreativitas akan muncul dari kerjasama yang dibangun dengan toleransi yang kuat dalam pertemanan.

Sebenernya banyak kegiatan seni yang sering dilakukan di SMA Santa Maria. Pentas seni ini juga sebagai wujud membangun toleransi dalam berkarya.

‘’Ga hanya itu saja, SMA Santa Maria juga kerap menggadakan kegiatan seni budaya. Menampilkan berbagai budaya yang dimiliki siswa-siswi asal daerahnya salah satunya dikemas dalam Pelangi Nusantara,” papar Christin, siswi SMA Santa Maria
“Semoga tahun emas ini SMA Santa Maria dapat menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan menjalin keakraban dengan sekolah-sekolah lain,” kata Elim Ermawanti, guru pembimbing SMA Santa Maria. (rin/iwa/ong)