Menambah Pengalaman, Semakin Banyak Teman

PENTAS seni menjadi semacam ‘’keharusan” sebuah sekolah untuk menjadikan ruang kreatif murid-muridnya. Ide segar selalu muncul dalam gelaran acara yang sering disebut pensi tersebut. Dalam setahun, ada sekolah yang menggelar pensi lebih dari sekali.

Tapi, sadar enggak sih, di balik suksesnya sebuah pentas seni di sekolah, pasti ada beberapa orang di balik layar yang disebut dengan panitia. Kira-kira seberapa serunya sih? Masih berstatus sebagai pelajar, tapi sudah sibuk jadi panitia acara.

Fachri Rasyidi, siswa SMAN 7 Jogjakarta, mengaku senang bias jadi panitia pensi. “Asik banget bergabung jadi panitia pensi. Emang sih akan menguras banyak waktu dan tenaga karena harus pinter ngebagi tenaga antara sekolah dan fokus ke pensi,” ungkap cowok yang pernah duduk di divisi humas (hubungan masyarakat) pensi sekolah.

Jadi panitia pensi, kata Fachri, dapat menambah pengalaman dan ilmu. “Saat itu gabung jadi divisi humas, banyak bertemu dengan orang penting. Mulai ngurusin pemberitaan sampe sering meeting dengan guru-guru di sekolah,” ungkapnya.

Meski awalnya agak pesimistis pas liat target uang yang harus dikumpulin demi kelancaran pensi, Ika Aditia, siswi SMAN 11 Jogjakarta, akhirnya ketagihan juga jadi bagian dari panitia pensi. “Meski dikejar-kejar target dana, tapi kamu ga akan merasa sendiri. Karena ada teman-teman lain yang bakal saling bantu demi kesuksesan pensi,” kata Aditia.

Jadi bagian dari panitia pensi juga membuat Aditia dekat dengan teman-teman sekolah. “Awalnya ga kenal satu sama lain. Karena sering ketemu di rapat panitia pensi, dan sering ngobrol ngomongin target ini itu soal pensi, akhirnya jadi kenal. Bahkan ngerasa deket sama kakak kelas juga,” kata Aditia.

Veronica Bernadetha Lelyemin, siswi SMP Stella Duce 1 Jogja Jogjakarta, mengatakan daripada menjadi penikmat acara lebih tertantang jika jadi panitia pensi sekolah. Karena pengen dapetin pride sekolah.

“Mesti niat untuk bikin nama sekolah keangkat lewat pensi. Jadi harus benar-benar matengin konsep pensi bareng temen-temen. Peran temen dan komitmen di kepanitian pensi sangat penting banget,” papar Veronica.

Menurutnya, bikin pensi sekolah adalah ajang buat nunjukin kreativitas sekolahnya. Jadi, bareng temen-temen harus kreatif untuk pamer kerennya pensi sekolahnya. “Bikin pride!” tambahnya.

Bagi Widya Pandhega Kirana, siswi SMPN 4 Jogjakarta, ga bakal nyesel ikut bagian dari pentas seni sekolah. “Banyak banget pengalaman yang bakal didapet. Kalo beruntung, ya bonus dapat gebetanlah. Yang jelas, selagi masih bisa ikutan jadi panita pensi, wajib dicoba,” kata Widya. (rin/iwa/ong)