Dinta Amalina Sulthoni
Presenter TVRI Jogja
GABUNG di anggota organisasi siswa intra-sekolah (OSIS) adalah kebanggan. Karena, selain jadi duta sekolah, mereka ada-lah orang-orang kreatif yang harus bisa bikin acara bagus di se-kolahnya. Seru memang, dan kalo diajak flashback, aku justru ga pernah absen dari jajaran panitia setiap event-nya. Suka duka dalam kepanitiaan pasti ada. Tapi, yang paling sulit adalah ketika kita memang harus dipaksa yang namanya kerja tim. Ngeba-yangin kan susahnya kita harus nentuin waktu antar-anggota? “Apa yang mau kita tunjukkan ke penonton di acara ini?” men-jadi pertanyaan terpenting yang harus bisa dijawab semua ang-gota panitia pensi. Bikin kesan yang ‘wow’ itu adalah PR berat yang harus segera dipecahkan di kala rapat.

Sebenernya, hal yang paling sulit, ketika pra-event adalah me-nyamakan ide antar-kepala sebagai anggota. Harus bisa menarik benang merah supaya jelas konsep pensi yang akan diangkat. Terkadang, anak-anak sekarang lebih ribet mikirin siapa bintang tamu di pensi. Sebagian masih berpikir kalo bintang tamu yang oke justru bisa menarik massa banyak. No way! Menurutku, bintang tamu hanya sebagai pemanis aja di pensi. Kesan penonton yang utama adalah konsep acara yang kita sajikan.Acara bagus butuh persiapan matang. Terutama koordinasi. Udah berkorban waktu belajar, jangan sampai acara ga maksi-mal. Menjadi panitia pensi itu adalah kebanggaan. Be pride…! (val/iwa/ong)