HENDRI UTOMO/Radar Jogja
PRODUK LOKAL: Sejumlah olahan panganan hasil pertanian dan perkebunan khas Kulonprogo saat dipamerkan kepada sejumlah pejabatnda PNS di lingkungan Pemkab Kulonprogo, kemarin.

KULONPROGO-Sejumlah produk makanan khas Kulonprogo dipamerkan kepada para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Kulonprogo, kemarin (21/1). Selain agar para PNS semakin mengenal produk makanan lokal, diharapkan juga terjadi transaksi jual-beli.

Sedikitnya ada delapan pelaku usaha yang ambil bagian dalam pameran tersebut. Kegiatan itu difasilitasi Pemkab Kulonprogo. “Gula kelapa dan gula semut memiliki beberapa keunggulan, salah satunya kadar gulanya tinggi dan tahan lama,” ucap Pembina Kelompok Usaha Bersama (KUB) Gendhis Manis, Suparyono.

Pelaku usaha lain, yang juga Ketua Kelompok Tani (KWT) Pawon Gendis Dwi Martuti Rahayu menyatakan, Pawon Gedhis memiliki produk olahan pangan unggulan, yakni berbahan baku daun pegagan atau regedeg.

“Setidaknya ada 17 jenis produknya berbahan daun regedeg, termasuk coklat praline. Kami kerjakan bersama sekitar 42 anggota, pegagan sebagai bahan baku kami budidayakan,” katanya.

Beberapa kelompok usaha lainnya yang juga melakukan paparan serupa, yakni produsen kopi Margo Mulyo, Mekar Tani, produsen gula kelapa Jatirogo, MPIG-GKKP, KUB Tiwi Manunggal, juga produsen teh KUB Menoreh Jaya.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kulonprogo Bambang Tri menjelaskan, selama ini pemerintah telah memberikan dukungan fasilitas dan sarana prasarana pendukung usaha perkebunan dan pertanian.

“Nah kali ini, para kelompok usaha itu mendapat kesempatan fasilitasi pemasarannya. Dalam kesempatan kali ini, kami beri ruang untuk mempromosikan produk kepada PNS, selain biar lebih mengenal, juga ada transaksi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut Bambang, kegiatan kali ini merupakan awal, rencana ke depan seperti konsep beras PNS, produk pangan lokal juga diharapkan bisa mendapat pasar di lingkungan Pemkab Kulonprogo. “Banyak sekali bentuk olahan khas Kulonprogo, namun untuk sementara beberapa kelompok dulu,” ujarnya.(tom/jko/ong)