MESKI Pemprov DIJ sudah memiliki peraturan daerah (Perda) nomor 4/2012 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, ternyata belum menjamin ketersediaan aksesibilitas bagi penyangdang disabilitas. Penyandang disabilitas masih kesulitan menikmati fasilitas umum, dan fasilitas lainnya milik pemprov. Seperti yang terlihat dalam foto ini, seorang penyandang disabilitas harus bersusah payah menaiki tangga-tangga saat akan masuk ke gedung Radyo Suoroso di kompleks Kantor Bappeda DIJ Rabu (20/1). (pra/jko/ong)