BANTUL – Banyak cara untuk menggerakkan gairah kompetisi sepak bola di tengah matinya kompetisi nasional. Caranya yakni dengan menggelar e turnamen.

Itulah yang dilakukan sekolah sepak bola (SSB) AFA dengan menggelar turnamen sepak bola kelompok umur 12 tahun di Lapangan Muntuk, Dlingo, Bantul. Turnamen ini dijadwalkan akan dihelat 7 hingga 8 Februari mendatang. Turnamen bertajuk Muntuk Cup 2016 ini kerjasama SSB AFA dengan pengelola lapangan sepak bola Desa Muntuk.

Panitia Muntuk Cup 2016 Hysa Ardiyanto menjelaskan, panitia menyediakan kuota 16 tim peserta dari SSB di Bantul dan sekitarnya. Sebanyak 16 tim yang turut serta akan dibagi empat grup yang berisi empat tim. “Tim dari masing-masing grup akan saling bertanding satu kali. Posisi puncak dan runner up berhak ke babak delapan besar. Dilanjutkan semifinal sampai final dengan sistem gugur,” jelas Ardiyanto Kamis (21/1).

Untuk kelompok umur 12 tahun, panitia tidak akan menggunakan waktu normal 2×45 menit. Waktu yang akan digunakan nantinya yakni 2×12 menit. Setiap pertandingan juga menggunakan area setengah lapangan. “Kami menyesuaikan dengan usia. Sebab usia ini masih dalam tahap pengembangan. Sehingga waktu dan ukuran lapangan yang digunakan memang tidak sesuai dengan normalnya,” jelasnya.

Hysa menjelaskan, keberadaan turnamen ini disambut positif oleh SSB yang ada di Bantul. Ini ditunjukkan dengan beberapa SSB yang mendaftarkan diri berpartisipasi. Sedangkan pendaftaran akan ditutup jika jumlah pendaftar sudah memenuhi kuota.

Penasihat Muntuk Cup 2016 sekaligus owner SSB AFA Guntur Cahyo Utomo menjelaskan, turnamen ini bertujuan sebagai media bertanding SSB. Dengan banyaknya turnamen sepak bol, akan semakin bagus untuk mengembangkan bibit-bibit sepak bola.

“Ajang ini juga bisa menjadi refreshing bagi pemain dan orang tua. Dari sini orang tua bisa mengetahui juga perkembangan anaknya selama mengikuti SSB,” kata eks pelatih mental Timnas U-19 ini. (bhn/din/ong)