JOGJA – Laga final kompetisi Pengcab PSSI Kota Jogja yang akan mempertemukan SO Takrib dengan HW UMY semakin terbuka lebar. Sebab, UNY yang digadang-gadang mampu menggeser SO Takrib di puncak klasemen secara mengejutkn tunduk dari TNH 1-3.

Syarat UNY untuk bisa menggusur SO Takrib maupun HW UMY memang terbilang berat. Sebab, di laga terakhir mereka harus bertemu lawan yang terbilang cukup berat. Untuk berada di puncak klasemen pun skuad asuhan Giovani Akbar ini harus bisa menang dengan skor minimal selisih tiga gol. “Penampilan anak-anak sudah cukup maksimal meski peluang kami ke final sangat tipis,” jelas Akbar.

Hari ini, HW UMY bertemu lawan yang terbilang ringan Satria Akprind. Dibandingan dengan UNY, peluang HW UMY untuk melaju ke babak final terbilang besar. Hasil seri dipastikan sudah akan mengantarkan HW UMY ke final. Meski kalah pun asal tidak kebobolan dengan selisih gol lima dipastikan HW UMY melaju ke final.

Sebelumnya, hasil mengejutkan juga didapat pimpinan klasemen SO Takrib yang mengalami kekalahan tiga gol tanpa balas. Bahkan pelatih Prasetyo pun pesimistis timnya bisa bisa lolos kebabak final. “Hasil kami lolos ke final memang ditentukan oleh UMY dan UNY. Beruntung UNY tidak bisa memanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Partai final untuk menentukan peringkat pertama dan kedua rencana akan digelar pada 31 Januari mendatang di Stadion Kridosono. Laga HW UMY kontra Satria Akprind menjadi laga terakhir sebelum babak final. (bhn/din/ong)